Dukungan atas usul penabalan gelar pahlawan nasional terhadap Tuan Rondahaim Saragih terus mengalir. Sejumlah kelompok maupun organisasi yang peduli terhadap Simalungun dalam sejarah dan perkembangannya sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menyampaikan dukungannya.
Kali ini dukungan atas usulan tersebut datang dari Ketua Dewan Penasehat Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Simalungun, H Ibnu Habibi Lubis SHI dan tokoh masyarakat Anton Saragih.
Ditemui di sela kegiatannya pada Selasa (25/2) Ibnu Habibi Lubis SHI menyampaikan kepada Newscorner.id bahwa dukungan yang mereka sampaikan bersama Anton Saragih, sangat lah berdasar. Karena pengusulan tersebut katanya telah melalui sejumlah kajian ilmiah.
Lebih rinci Ibnu Habibi menyampaikan bahwa Tuan Rondahaim Saragih memiliki semangat juang yang tidak kenal menyerah. Hal ini ditanamkan kepada prajurit dan panglima perangnya dan beliau mampu mengorganisir ribuan prajuritnya untuk bertempur melawan pasukan Belanda sampai ke Sumatera Timur.
Pada Tahun 1863 bersama uturan Raja Aceh berusaha mempertahankan kedaulatan Wilayahnya dari serangan tentara Belanda sampai keperbatasan Aceh. Tentara Belanda berusaha mengusik kententraman rakyatnya, tetapi dengan semangat juangnya Tuan Rondahaim Saragih tetap bertempur melawan tentara Belanda yang mengakibatkan banyaknya gugur dari pihak tentara Belanda. Sehingga di masa kepemimpinannya memimpin kerajaan Raya yang diperkirakan Tahun 1848 hingga Tahun 1889, Belanda tidak dapat menyentuh Wilayah kerajaannya.
“Terkait dengan hal tersebut, kami GP ANSOR sangat mendukung pengusulan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Sumatera Utara,”ujar Ibnu Habibi.
Sebagai bentuk dukungan nyatanya, mereka pun telah menyiapkan surat dukungan ke Gubernur Sumatera Utara.
“Kami memohon dukungan juga dari semua pihak, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujar Ibnu Habibi mengakhiri.


Discussion about this post