Warga Rumbai Kota Pekanbaru dikejutkan dengan adanya penemuan mayat di Jalan Sri Sejahtera, Rumbai, Kota Pekanbaru Senin (16/3/2020) di dalam ruko di kamar yang ditempati korban.
Pria yang ditemukantewas itu Hawari (49) warga Jalan Sri Sejahtera, Gang Sejahtera, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Kapolres Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH melalui Kapolsek Iptu Viola Dwi Anggreni saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut diketahui dari kecurigaan pemilik ruko dan anaknya yang memanggil korban dari luar ruko akan tetapi korban tidak menyahut.
“Awalnya Ibu Sene (pemilik ruko, red) dan Asri (anak kandung, red) pada sore itu sekitar pukul 16.30 WIB memanggil korban dari luar ruko, dikarenakan melihat lampu luar ruko masih menyala. Lalu ibu Sene dan Asri memanggil korban terus menerus akan tetapi tidak ada jawaban. Hal ini itupun membuat mereka curiga lalu memanggil sepupunya Saharudin,” ujar Iptu Viola Dwi Anggreni kepada NewsCorner.id, Selasa ( 17/03/2020).
Lebih lanjut dijelaskannya, kemudian sekitar pukul 18.40 WIB Saharudi pun datang ke ruko tersebut. Kemudian ibu Sene memanggil Pak RT 002 bernama Adrizal bersama warga langsung mendatangi ruko tersebut. Lalu salah seorang warga bermarga Harahap melihat dan memeriksa pintu ruko yang terkunci, kemudian atas konfirmasi Pak RT Adrizal dan disetujui oleh pemilik ruko Ibu Sene kemudian dua buah gembok dirusak dengan menggunakan mesin gerinda.
Kemudian Pak RT 002 bernama Adrizal dengan warga masuk dan melihat korban sudah kaku dan tidak bernyawa diatas tempat tidur. Namun berdasarkan keterangan dari masyarakat sebelum korban meninggal sudah ada memiliki riwayat penyakit.
“Anggota Polsek Rumbai pada saat mendapatkan informasi langsung ke TKP dan mengamankan areal TKP dari warga yang ramai. Selanjutnya pihak Polsek Rumbai membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” ungkap nya lagi.
Ditambahkannya, “Hasil pemeriksaan visum tidak ditemukan tanda kekerasan, keluarga juga tidak bersedia dilakukan otopsi,” tutup Kapolsek Iptu Viola Dwi Anggreni sembari menutup percakapannya.(Frans)




Discussion about this post