Seorang pria asal Pematangsiantar, Sumatera Utara ditolak masuk ke Pulau Samosir, Kabupaten Samosir pada Sabtu (28/3) siang.
Informasi dihimpun, pria berusia 38 tahun itu dipulangkan petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir dari Pelabuhan Simanindo setelah dicek suhu tubuhnya.
Hal itu diketahui setelah dilakukan pengecekan dengan alat pengukur suhu tubuh di Pos Pemeriksaan Puskesmas Simanindo, suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius.
Selanjutnya pria tersebut kembali menyeberang dengan kapal kayu dan pulang ke Siantar.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir Jabiat Sagala yang juga menjabat Sekda Kabupaten Samosir ketika dikonfirmasi Newscorner.id membenarkan hal tersebut.
Lebih lanjut disampaikannya, langkah tersebut mereka lakukan demi memncegah penyebaran virus corona di Kabupaten Samosir.
“Ya benar, kita lakukan langhkah tersebut untuk mencegah penyebaran corona di Kabupaten Samosir,”tegasnya.
Ia menyampaikan, di pelabuhan dan sejumlah pos masuk Kabupaten samosir dilakukan pengecekan suhu tubuh, warga pendatang yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat celcius segera dipulangkan. Sementara jika warga Samosir akan dipantau oleh petugas kesehatan di wilayah tinggalnya.
Lebih lanjut disampaikan Jabiat Sagala, sebelumnya ada tiga orang yang dipulangkan yakni dari dari Tarutung dan Medan sedangkan satu lagi dari pintu masuk Pelabuhan Simanindo berasal dari Kota Pematangsiantar.
Pada kesempatan ini, Sekda pun menghimbau agar perantau asal Samosir untuk tidak pulang dulu dan bagi keluarga di Samosir dihimbau untuk tidak menyuruh anggota keluarganya di perantauan untuk pulang.
“Pak Bupati akan segera buat edaran dan himbauan tentang itu. Kita juga minta kepada warga di Samosir untuk tidak menyuruh anggota keluaragnya di perantauan untuk pulang,” terangnya.
Sejauh ini kata Jabiat Sagala, di Kabupaten Samosir nihil warga positif maupun pasien dalam pengawasan.(vay)




Discussion about this post