Dua pria, Billy Mellison Sitorus alias Billy (22) dan Lamhot Pardede alias Lamhot (23) babak-belur dihajar warga di Jalan Medan, Simpang Karang Sari, Kota Pematangsiantar, Selasa (14/4/2020) sekira pukul 22.00 WIB. Kedua pria yang disebut-sebut mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Pematangsiantar itu merupakan tersangka penjambretan terhadap Siti Aisyah Panggabean (22).
Informasi dihimpun, penjambretan terjadi di Jalan Medan Km 4,5 dekat Rumah Makan (RM) Madukoro, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Malam itu, korban bersama dua temannya, Junisa Ayunda Putri dan Mawar baru pulang kerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di salah satu toko ponsel di Jalan Merdeka Pematangsiantar.
Korban dibonceng Jennisa yang mengendarai sepedamotor Honda Beat. Rencananya, malam itu korban menginap di rumah temannya, di kawasan Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Sebab hari sudah larut malam untuk pulang ke rumahnya di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba sepedamotor Honda GTR tanpa plat nomor polisi Nopol yang dikendarai dua pria datang dari arah belakang dan memepet di sebelah kanan. Lalu, pria yang dibonceng, yang kemudian diketahui bernama Lamhot Pardede warga Jalan Pisang, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, menjambret Hp dari tangan korban. Sedangkan temannya yang mengendarai sepedamotor, Billy Sitorus, warga Bahjambi Pondok Proyek, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun, segera tancap gas.
Korban langsung berteriak, “Jambret…!”
Teman korban, Jennisa menambah kecepatan laju sepedamotornya untuk mengejar pelaku. Diikuti teman mereka yang seorang lagi, Mawar yang mengendarai sepedamotor Honda Scoopy.
Tepat di Simpang Karang Sari, kedua pelaku terjatuh setelah sepedamotornya bersenggolan dengan sepedamotor yang dikendarai seorang pria, yang belum diketahui identitasnya. Begitu terjatuh, warga yang ramai di lokasi kejadian dan mendengar teriakan korban, langsng menghajar keduanya.
Tak lama, personel Polsek Siantar Martoba dipimpin Kanit Reskrim Tina di lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan warga.
Lamhot yang berlumuran darah dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah ,(RSUD) dr Djasamen Saragih. Sedangkan Billy diamankan ke Mapolsek Siantar Martoba.
Sementara itu, korban bersama kedua temannya langsung mendatangi Mako Polsek Siantar Martoba untuk membuat laporan.
“Hp-ku dijambret. Lalu kedua temanku mengejar. Di Simpang Karangsari, kedua pelaku itu terkapar karena bersenggolan dengan sepedamotor lain, lalu dan dimassakan warga,” ujar Siti Aisyah di sela-sela membuat laporan.
Perkara tersebut ditangani oleh Polsek Martroba, Polres Pematangsiantar.




Discussion about this post