Di tengah pandemi corona yang melanda, kian banyak aksi kejahatan yang terjadi. Satu unit sepedamotor di salah satu Penginapan di Jalan Viyata Yudha, Pematangsiantar pada Minggu (19/4) disikat maling. Aksi pencurian Sepedamotor tersebut pun terekam CCTV (kamera pemantau) penginapan tersebut.
Korbannya Fransisca Veronica br Aritonang (29) warga Perumahan BTN, Pematangsiantar selaku pengunjung hotel tersebut.
Kepada Newscorner.id Fransisca menjelaskan ia datang ke hotel tersebut sebagai tamu dan menginap di kamar 10, pada Minggu (19/4) dini hari sekitar pukul 2.00 WIB. Ia datang dengan mengendarai sepedamotor Mio Z BK 4147 TEB.
Ia pun memarkirkan sepedamotor di depan kamar dan terawasi CCTV.
” Jam 2 bang, kuparkirkan di dekat kamera CCTV,” itu jelasnya.
Namun pagi harinya, sekitar puku 7.30 WIB, ia pun mengetahui sepedamotornya tak lagi terparkir di sana. Ia pun meminta tanggung jawab pengelola penginapan tersebut.
Dan kemudian bersama pengelola, mereka memutar rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat jelas bahwa sepedamotornya dicuri oleh seorang pria sekitar pukul 6.58 WIB.
https://www.instagram.com/p/B_MBN4sB6Ks/?utm_source=ig_web_copy_link
Selanjutnya Feronica pun melaporkannya ke Polsek Martoba. Polres Pematangsiantar. Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom ketika dihubungi Newscorner.id pada Senin (20/4) menyampaikan bahwa ia masih mengikuti rapat.
Hal tersebut selanjutnya dikonfirmasi Newscorner.id kepada pemilik hotel.
Pemilik hotel mengaku kalau hal adanya kehilangan sepedamotor pengunjung telah diterimanya. Ia pun menjelaskan bahwa telah bertemu dengan pengunjung tersebut dan menyarankan untuk menempuh jalur hukum dan melapor ke polisi jika benar kehilangan sepedamotor.
” Sudah saya jelaskan kalau kita tidak melindungi kalau memang benar seperti dugaan mereka ada kerjasama antara pencuri dengan karyawan saya. Kalau itu benar, saya pun tidak mau ada orang seperti itu yang bekerja di sini, biar aja di penjara sekalian,” terangnya.
Pun demikian, pemilik hotel pun menyampaikan ada kejanggalan dalam kasus tersebut, di maa menurut laporan anggotanya, pengunjung yag kehilangan sepedamotor tidak memiliki kunci sepedamotor.
” Ada yang janggal, sesuai yang saya tanya ke anggota, pengunjung yang kehilagan sepedamotor tidak punya kunci kontak kendaraan itu,” tambahnya.
Terkait hal tersebut, Feronica menjelaskan bahwa kuncinya terjatuh di pos saat hendak masuk hotel.
” Terjatuh di pos pegawai itu bang pas mau masuk. Sebelum aku masuk orang yang terekam cctv itu sudah kuliat minum-minum sama pegawai disana,” terangnya.




Discussion about this post