Salah seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, Berinisial S dirujuk Ke RS Martha Friska Medan, karena diduga terpapar kasus pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) pada Minggu (26/04) malam.
Rujukan terhadap dokter anestesi itu diketahui Setelah sebelumnya dirinya menjalani perawatan pada hari Sabtu (25/04) dan di Rapid-tes dengan hasil positif
Aneh nya, pad pemberangkatan pasien rujukan yang merupakan oknum dokter itu seakan mengelabui dan menutupi para pengunjung dan para awak media yang sedang melakukan peliputan di depan pintu IGD RSUD Rantauprapat .
Para petugas medis yang mengiringi keberangkatan rujukan dokter itu tampak menghalangi para awak media saat melakukan pengambilan gambar dan dokumentasi.
“Jangan ngambil-ngambil gambar bang, ” sebut Petugas medis kepada para awak media.
Ditanya , soal alasan mengapa tidak diperbolehkan pengambilan dokumentasi , oknum perawat itu tampak bungkam dan berlalu pergi.
Sementara terkait itu, Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora saat dikonfirmasi wartawan tidak menampik bahwa pasien rujukan tersebut merupakan dokter yang bertugas di RS berpelat merah itu.” Iya ” jawab nya singkat.
Hal senada juga di ucapkan H.Kamal Selaku Kadis Kesehatan Pemkab Labuhanbatu yang mengatakan bahwa dokter tersebut sudah dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan di Medan. “Semoga saja beliau terhindar dari Covid-19, Amin YRA,” bilangnya. (Dian)




Discussion about this post