Mengantisipasi warga pendatang atau warga yang memaksakan diri mudik, khususnya perantau dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal luar negeri, Pemkab Simalungun menyiapkan lokasi isolasi mandiri di lahan aset pemerintah daerah desa Batu 20, Kecamatan Panombean Panei.
Bupati Simalungun JR Saragih didampingi humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Akmal H Siregar mengatakan,penyiapan tempat isolasi mandiri bagi warga pendatang,merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus Corona.
” Pemkab Simalungun mempersiapkan tempat isolasi mandiri bagi warga yang datang dari luar daerah atau tetap memaksakan diri mudik,serta para TKI,untuk memudahkan pemantauan kondisi kesehatannya sebagau upaya mencegah penyebaran virus Covid 19,” ujar JR kepada Sejumlah wartawan,Senin (27/4/2020).
JR yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kabupaten Simalungun menambahkan, pemerintah daerah mengharapkan dukungan masyarakat mencegah penyebaran virus Covid 19 dengan melapor atas kesadaran sendiri, jika masuk ke Simalungun, dari daerah atau negara yang sedang dilanda pandemi virus Corona.
Pemerintah daerah juga meminta kepala desa ,lurah,dan kepala dusun untuk ikut memantau dan melaporkan pendatang baru di wilayahnya.
Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kabupaten Simalungun Akmal H Siregar menambahkan sebanyak 17 ruang isolasi mandiri ,dengan kapasitas 200 tempat tidur disiapkan di desa Batu 20.
” Penyiapan lokasi isolasi mandiri merupakan langkah cepat untuk penanggulangan Covid 19,memutus rantai penyebaran yang bisa saja ditularkan oleh pendatang,sehingga kondisi kesehatannya harus dipantau ketat saat masuk ke kabupaten Simalungun,” sebut Akmal.




Discussion about this post