Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Urgensi Literasi Digital bagi Guru di Masa Pandemi Covid 19

Urgensi Literasi Digital bagi Guru di Masa Pandemi Covid 19

Editor: NEWSCORNER.ID
28 April 2020 | 22:09 WIB
in NEWS
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Oleh: Sanggam Siahaan, Suprapto Manurung dan Hisar Marulitua Manurung,  Dosen Tetap Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Literasi Digital dalam Pembelajaran Menurut Paul Gilster dalam bukunya yang berjudul Digital Literacy (1997), literasi digital diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer. Pemerintah telah mencanangkan enam literasi nasional yang dikenal dengan sebutan Gerakan Literasi Nasional sejak Tahun 2015 termasuk didalamnya adalah literasi digital.
Target implementasi literasi digital diharapkan agar peserta didik mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah sesuai Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007.

Namun untuk mencapai target tersebut maka guru harus mampu mengoperasikan perangkat lunak microsoft office, menggunakan layanan/aplikasi internet, dan memilih media sumber belajar digital.

Era pendidik 4.0 memaksa guru untuk mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan dan ilmu pengetahuan serta teknologi (Iptek). Inovasi pembelajaran adalah kunci paling utama di era industri 4.0 yang mampu membentuk peserta didik yang berkompetensi di abad 21.

Hasil survei pusat teknologi informasi dan komunikasi pendidikan dan kebudayaan (Pustekkom) menemukan bahwa baru 40 persen guru yang siap dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sedangkan yang 60 persen lagi belum siap dengan kemajuan di era digital. Ini membuktikan bahwa guru perlu meningkatkan pengetahuan dan kreativitasnya dalam proses pengajaran berbasis literasi digital.

Sebab untuk merespon era 4.0, guru harus mampu untuk berliterasi digital ketika mengajar di kelas agar pembelajaran yang dijelaskan menarik dan mudah untuk dipahami.

Tanpa disadari sebenarnya literasi digital juga berdampak positif bagi guru, yaitu mempermudah guru untuk mengulas materi pelajaran yang disampaikan.
Peran Guru Masa Depan Menghadapi era digital yang terjadi saat ini diperlukan peran guru masa depan yang nantinya mampu mempersiapkan peserta didik untuk memiliki kecakapan abad 21 yang mampu berpikir kritis, analitis, kreatif, inovatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Kompetensi peserta didik dapat tercapai apabila guru tersebut memiliki enam peran yang penting dalam pembelajaran. Apabila peran tersebut sudah mampu dilaksanakan oleh guru dikelas maka guru tersebut dapat dikatankan guru masa depan.

Pertama, guru mampu menyampaikan mata pelajaran agar dimengerti dan dipahami peserta didik. Dengan mengetahui kondisi kognitif dasar yang dimiliki oleh peserta didik maka guru dapat menentukan strategi dan pendekatan yang dilakukan untuk membuat peserta didik mengerti dan paham terhadap pelajaran yang disampaikan.

Penggunaan kata-kata yang sederhana ketika mengajar juga dapat membuat peserta didik mengerti dan paham. Disamping itu, literasi digital akan menciptakan tatanan peserta didik dengan pola pikir dan pandangan yang kritis dan kreatif. Peserta didik tidak mudah termakan oleh isu yang provokatif, menjadi korban informasi hoaks, atau korban penipuan yang berbasis digital.

Kedua, guru membantu peserta didik untuk menyaring pengaruh negatif. Pengawasan guru dan orangtua secara terus-menerus akan membuat peserta didik terhindar akan conten negative.

Mengingkatkan peserta didik agar menggunakan Hp bila perlu hanya sebatas untuk menambah wawasan pengetahuan terhadap pembelajaran disekolah ataupun untuk mengerjakan perkerjaan rumah yang diberikan oleh guru.

Ketiga, guru mampu membantu peserta didik dalam proses pembelajaran, menjadi teman diskusi dan bertukar pikiran. Membelajarakan peserta didik dalam pembelajaran adalah tindakan yang sangat efektif untuk menggali potensi yang dimiliki oleh peserta didik.

Kehadiran guru bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar dan kepribadiannya. Melalui perlakuan tersebut menunjukkan bahwa guru benar-benar menjadi fasilitator bagi peserta didiknya.

Keempat, guru mampu mengidentifikasi, menggali dan mengoptimalkan potensi peserta didik. Pengembangan profesionalitas guru sangat dituntut untuk mencapainya dengan cara selalu mengupgrade ilmu pengetahuan yang terus berkembang sehingga peserta didik tidak ketinggalan terhadap pengetahuan yang terbarukan.

Kelima, guru mampu menghubungkan peserta didik dengan sumber-sumber belajar yang beragam baik didalam maupun diluar sekolah. Mengarahkan peserta didik agar aktif belajar ke perpustakaan, mengikuti ekstrakulikuler di sekolah, mengikuti kursus belajar diluar sekolah merupakan kegiatan belajar beragam.
Keenam, guru mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di sekolah.

Memberikan tampilan animasi dalam pelaksanaan pembelajaran mempermudah guru menjelaskan pelajaran yang disampaikan dan peserta didik lebih mudah memahaminya. Apalagi bila materi pelajaran yang disampaikan sifatnya abstrak akan membuka imajinasi perserta didik.

Pandemi Covid 19
Menurut Prof. Dr. Albinus Silalahi, MS bahwa virus corona bukan merupakan makhluk hidup atau mikroorganisme melainkan biomolekul. Bila virus corona termasuk makhluk hidup maka tinggal dicari antibiotik (obat) yang dapat membunuhnya. Akan tetapi virus corona merupakan biomolekul sehingga yang perlu ditemukan adalah vaksin.

Banyak persepsi masyarakat terkait virus tersebut yang mengatakan bahwa apabila virus corona disemprotkan dengan desinfektan yang tidak mengandung alkohol maka virus corona akan mati sebaliknya virus corona hanya lumpuh sementara untuk menghancurkan virus corona adalah alkohol dengan kadarnya minimal 70% untuk melarutkan dinding lemak yang terdapat pada virus corona.

Sejak dikeluarkannya surat edaran oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 Tahun 2020 tanggal 9 Maret 2020, tentang pencegahan corona virus disease (Covid 19) pada Satuan Pendidikan dan surat edaran kementerian pendidikan dan kebudayaan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi nomor I Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020.

Satuan pendidikan provinsi, kabupaten/kota dan pendidikan tinggi langsung merespon surat tersebut selanjutnya dikeluarkan surat edaran untuk meliburkan siswa/i dan mahasiswa/i dalam jangka waktu yang belum dapat dipastikan. Kegiatan pembelajaran pun dilakukan secara online/daring ada yang menggunakan WA, Google Classroom, Twitter, Zoom untuk menyikapi keadaan tersebut.

Sebagian guru merasa diberatkan sebab hampir 60% pendidik masih belum siap memanfaatkan kemajuan era digital. Ada hikmah yang dapat diambil oleh guru dibalik keadaan tersebut mengajak guru untuk memperbaiki kekurangan/kelemahan yang selama initerjadi.

Output dan outcome dari berliterasi digital adalah terjadinya perubahan mindset guru dan pengembangan sekolah melalui penggunanan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengatasi kelemahan/kekurangan di dalam pembelajaran di kelas.

Literasi digital sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi seluruh kalangan baik kalangan atas maupun kalangan bawah. Bagi kalangan pendidikan dimasa pandemi covid 19 pendidik diharuskan untuk menggunakan media digital sebagai sarana dan sumber belajar peserta didik selama stay at home.

Melalui literasi digital kita dapat mengakses segala informasi tanpa batas perbedaan ini membuat pola pikir generasi sekarang lebih maju daripada generasi sebelumnya. Situasional pandemi covid 19 menjadi evaluasi tersendiri bagi kalangan pendidik bahwa kemajuan teknologi digital membentuk pendidik mampu mengkolaborasi, mengkomunikasikan, bekerja sesuai dengan aturan dan memahami kapan dan bagaimana teknologi digunakan dengan efektif agar mencapai tujuan.

Era digital 4.0 memacu pendidik untuk beralih dari konsumen pasif informasi menjadi produsen aktif informasi, baik bagi personal maupun sebagian komunitas. Jika guru kurang menguasai kompetensi digital sangat beresiko bagi peserta didik tersisih dari persaingan memperoleh pengetahuan, partisipasi demokrasi dan interaksi sosial. Sehingga guru selaku pendidik generasi muda yang mempunyai tanggungjawab dan peran yang sangat penting sebagai literat digital untuk mempersiapkan peserta didik di masa pandemi covid 19 ini.

 

Discussion about this post

Berita Terbaru

Sumut

Brimob Sumut Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Lomba Tradisional dan Senam Bersama Meriahkan Mako

16 Agustus 2026 | 11:47 WIB
Sumut

Semarak HUT ke-81 RI, Brimob dan Warga Tebing Tinggi Tumpah Ruah di Fun Walk dan Car Free Day

16 Agustus 2026 | 10:49 WIB
MEDAN CORNER

Apartemen Mewah Jadi Tempat Transaksi Pod Getar, Dua Pengedar dan Satu Bandar Diciduk

15 Agustus 2026 | 15:55 WIB
Sumut

Brimob Nias Bawa Semangat Kemerdekaan ke Tengah Anak-Anak, Lomba 17 Agustus Penuh Keceriaan

15 Agustus 2026 | 10:59 WIB
NEWS

Rahayu Terpilih Pimpin PWI Kota Pematangsiantar Periode 2026-2029

14 Agustus 2026 | 22:10 WIB
NEWS

Joshua Siahaan Adakan Turnamen Catur di Siantar

14 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Sumut

Tatapan Teguh Penjaga Merah Putih, Dansat Brimob Sumut Apresiasi Paskibraka 2026

14 Agustus 2026 | 18:07 WIB
MEDAN CORNER

Wanita Cantik Pengedar Pod Getar Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan

14 Agustus 2026 | 12:21 WIB
Sumut

210 Nasi Kotak dan 405 Santunan Dibagikan, Brimob Batalyon C Pelopor Tebar Kebahagiaan di Sipirok

14 Agustus 2026 | 11:09 WIB
Sumut

Brimob dan Warga Berbaur di Sipirok, Fun Run dan Senam Sehat Kobarkan Semangat Kemerdekaan

14 Agustus 2026 | 10:22 WIB
MEDAN CORNER

Dua Pria Ditangkap, IRT di Bantaran Sungai Deli Terseret Jadi Bandar Narkoba

13 Agustus 2026 | 19:44 WIB
NEWS

Arif Harahap Pimpin KNPI Pematangsiantar Periode 2026-2029

13 Agustus 2026 | 19:07 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport