Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menyalurkan 3.063 paket bantuan sembako kepada warga di dua kecamatan, yakni Gunung Maligas dan Dolok Batunanggar. Bantuan yang disalurkan Sabtu (9/5/2020) itu ditujukan bagi warga terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun mengatakan, penyaluran paket bantuan sembako dilakukan bertahap dan per kecamatan. Jumlahnya, sesuai data yang disampaikan pihak kecamatan.
Bantuan tahan kedua diberangkatkan Bupati JR Saragih selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari posko tanggap darurat, di Jalan Asahan Km 6, menuju Kantor Camat Gunung Maligas dan Kantor Camat Dolok Batunanggar. Untuk Gunung Maligas sebanyak 2.313 paket dan untuk Dolok Batunanggar 750 paket.
Menurut Mixnon, komitmen Pemkab Simalungun melalui Satuan Gugus Tugas membantu warga terdampak pandemi Covid-19. Sejauh ini, katanya, bantuan sudah disalurkan ke tiga kecamatan. Yang pertama, ke Kecamatan Tapian Dolok sebanyak 3.693 paket, Kamis (7/5/2020).
Mixnon menegaskan, bila ada warga yang belum menerima bantuan, baik yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, atau pemerintah desa/nagori melalui dana desa agar melaporkan diri ke perangkat desa dan kecamatan setempat.
“Kita ingin dan berupaya semua warga terdampak mendapat bantuan,” katanya.
Dia juga meminta elemen masyarakat dan warga maklum bila penyaluran terkesan lamban atau terlambat. Karena harus melakukan verifikasi data penerima, supaya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Simalungun Mudahalam Purba menjelaskan, bantuan pangan tersebut disalurkan untuk masyarakat non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Satu paket bantuan sembako, katanya, senilai Rp300 ribu yang terdiri atas beras, susu kaleng, mie instan, ikan kaleng, dan bandrek. (*)




Discussion about this post