Setelah melukai korbannya Rico Lumbanraja (16) hingga mengalami cacat seumur hidup, ketua geng motor Ezto dan kawan-kawannya buron. Setelah menghilang selama setahun, Polrestabes Medan akhirnya menangkap Fernando Imanuel Sinurat selaku ketua geng motor Ezto, Daniel MT Sinurat (Adik Fernando) dan Jonathan Roya Putra Hutapea (anggota geng).
“Setelah buron selama satu tahun, kita berhasil menangkap ketua geng motor Ezto dan dua anggotanya,” kata Kapolrestabes Medan, Kamis (14/5).
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir dalam konfrensi pers pada Kamis (14/5) menjelaskan bahwa pihaknya menangkap para pelaku pada 24 April 2020 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Cempaka Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia.
Kapolrestabes juga menegaskan aksi geng motor yang dialami korban hingga cacat permanen adalah perbuatan sangat biadab. Di mana peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/3/2019) di rumah teman korban yang bermarga Purba di Perumahan Guru Lama, Jalan Pembangunan V, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia. Rico Lumbanraja dipukuli lebih dari 30 orang hingga tidak berdaya, kemudian dilindas menggunakan sepeda motor.
“Aksi geng ini biadab. Aksi geng motor Ezto ini terjadi setahun lalu. Dari hasil lidik beberapa waktu lalu ada 13 orang DPO. Tiga diantaranya sudah kita tangkap yakni, FS bosnya Ezto, DS adik dari FS dan JH,” ungkap Kapolrestabes Medan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan Kapolsek Medan Helvetia.
Kapolrestabes Medan kembali menegaskan untuk 10 orang yang masih berstatus DPO agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas dan terukur.
“Korban sampai saat ini juga masih menjalani proses pemulihan di rumah kerabatnya di Pekanbaru. Korban juga tidak bisa lagi melanjutkan studinya karena mengalami gangguan di kepala dan cacat permanen,” jelas Kapolrestabes Medan.


Discussion about this post