Ketahanan pangan menjadi isu yang sangat penting di tengah pandemi vcovid -19 saat ini. Menjaga ketahanan pangan, Kapolres Taput, AKBP Jonner MH Samosir SIK Senin (1/6) terjun ke sawah.
Bersama abag ops Kompol Gamal, Kasat Bimmas AKP J.Tarigan, Kasat Lantas AKP Sinaga dan Kapolsek Sipoholon AKP K.Simanjuntak, terjun langsung ke lahan warga dan ikut menyemprot pestisida di kebun cabe, panen padi bersama dan pengolahan lahan yang tidak produktif menjadi produktif milik warga.
Penyemprotan cabe dilakukan di lahan milik Erik Simanungkalit , panen padi bersama milik Ertinna Situmeang dan pengolahan lahan kosong milik Parningotan Sinaga di Desa Situmeang Hasundutan dan Desa Simangkalit, Kecamatan Sipoholon.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar lebih giat untuk meningkatkan produktifitas pertaniannya.
“Selama ini kita menyadari, bahwa semangat para petani kita lesu akibat pandemi Covid -19, tentu secara ekonomi sangat berpengaruh, oleh karena itulah kita memberikan dorongan, dukungan dan support agar tetap semangat untuk melakukan aktifitasnya serta tetap mengikuti protokol kesehatan,” terangnya.
Kepada para petani, Kapolres menyampaikan harapannya agar mereka terus semangat, pantang mundur dan banyak berdoa agar apa yang terjadi saat ini cepat berlalu.
“Saat ini, pemerintah sudah membuat aturan new normal artinya kita melakukan kehidupan baru namun tetap mengikuti standart protokol kesehatan,” sampainya.
Setelah melakukan penyemprotan cabe, Kapolres memberikan bantuan pupuk kimia satu zak, dan kepada pemilik padi memberikan bantuan satu gulungan mulsa untuk menanam cabe ukuran 350 meter dan kepada pemilik lahan kosong satu zak pupuk kimia dan satu gulungan mulsa 350 meter.
Atas kedatangan Kapolres tersebut, warga pun menyampaikan terimakasih. “Kami merasa bersemangat dan kami percaya apa kami lakukan ini tidaklah sia-sia dan doa kami semoga wabah ini cepat berlalu dan kami pun akan mengikuti aturan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata mereka.


Discussion about this post