Dua pria, Ibrahim Sinaga (25) dan Marpungu Tamba (20) masuk ke sungai yang ada di Desa Rianiate Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, dan tewas. Keduanya masuk ke sungai setelah menjadi korban kecalakaan lalu-lintas (lakalantas), Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 20.00 WIB. Lakalantas tersebut melibatkan 1 unit sepedamotor BK 6922 FY yang bertabrakan dengan 1 unit mobil Kijang Kapsul BB 1474 CA.
Kasat Lantas Polres samosir, AKP Syamsul Batubara menyampaikan kepada Newscorner.id, Sabtu malam itu, Ibrahim Sinaga, warga Tamba Dolok Kecamatan Sitio-tio Kabupaten Samosir mengendarai sepedamotor. Ia membonceng teman sekampungnya, Marpungu Tamba (20).
Keduanya datang dari arah Palipi menuju Pangururan dengan kecepatan tinggi. Setibanya di Desa Rianiate Kecamatan Pangururan, Ibrahim terkejut melihat tumpukan material dan molen yang berada di bahu jalan sebelah kiri. Tetiba dari arah berlawanan datang satu unit mobil Kijang Kapsul BB 1474 CA, yang dikendarai Remon Situmorang (25), warga Onan Sirait Desa Pasaran I Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir.
Ibrahim gugup dan hilang kendali. Lalu menabrak material yang bearada di bahu jalan. Ia masih berusaha berbelok ke arah kanan jalan. Namun menabrak bagian depan mobil Kijang yang dikemudikan Remon Situmorang.
Alhasil, Ibrahim dan teman yang diboncengnya, Marpungu Tamba tercampak ke dalam sungai yang berada di lokasi kejadian. Sedangkan sepedamotor tercampak ke Molen (mesin pengaduk semen).
Unit Lakalantas yang menerima informasi langsung ke Lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, Ibrahim meninggal dunia di lokasi. Sedangkan Marpungu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga Pangururan.
Selain melakukan olah lokasi kejadian dan mengevakuasi korban, polisi memeriksa saksi-saksi, yakni Punguan Rajagukguk (29) warga Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun dan Hariadi Sinaga (30) warga Tanjung Bunga Kelurahan Siogung-ogung Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.


Discussion about this post