Setelah dilantik menjadi Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon SH MH langsung mendatangi tujuh bersaudara anak dari almarhum Rianto Simbolon di Dusun II Desa Sijambur, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir.
Tujuh anak Rianto Simbolon kini yatim piatu, setelah ditinggal mati ibunya lalu disusul bapaknya yang jadi korban pembunuhan beberapa waktu lalu. Kapolres yang didampingi istri, ketua Bhayangkari, Ny Yuli Josua pun menyampaikan empati dan berbagi kasih kepada ke tujuh anak itu.
Kedatangan Kapolres dan rombongan pada pada Sabtu (9/1) sore sekitar pukul 17.00 WIB di sana, disambut ketujuh anak almarhum yakni Menanti Simbolon, Bos Bernando Simbolon, Baen Parningotan, Margaret, Risna, Gabe Tua, dan Martogi Tua Simbolon yang juga didampingi keluarganya, Marihot Simbolon (Abang dari alm. Rianto Simbolon), Simbur Manik (nenek), Kastua Situmorang (amang borunya).
AKBP Josua Tampubolon pun berpesan kepada anak tertua Rianto, Menanti Simbolon agar menjadi kakak yang baik dan menopang adik-adiknya. “Jangan patah semangat, tetap sekolah dan berdoa ya boru,” ungkap Josua sembari mengelus kepala Menanti.

Kapolres pun berjanji akan membantu buiaya pendidika anak laki-laki alm Rianto Simbolon.
“Nanti akan Kapolres bantu biaya sekolah apabila mau melanjutkan sekolahnya di SMP Karya Murni Sidihoni. Asal Bos Bernando Simbolon mau bersekolah lagi. Sebagai anak laki-laki yang paling besar, harus bisa menjadi penolong untuk seluruh adik-adikmu dan kakak. Jangan sampai timbul dendam, serahkan seluruh permasalahan kepada Tuhan sang pencipta dengan cara berdoa,”pesan AKBP Josua Tampubolon.
Selanjutnya Kapolres berbincang dengan Marihot Simbolon terkait lokasi rumah para pelaku pembunuhan, hubungan para pelaku dengan korban serta permasalahan awal yang timbul sebelum terjadi pembunuhan. Kapolres menyampaikan agar seluruh keluarga korban bisa saling menjaga dan merawat ketujuh anak korban.
Tak hanya Kapolres, ketua Bhayangkari, Ny Yuli Josua saat berada didalam rumah anak-anak almarhum Rianto, turut bercengkrama dan berbincang dengan Menanti Simbolon beserta adik-adiknya. Ketua Bhayangkari Ny Yuli Josua berpesan kepada anak-anak alm. Rianto Simbolon bertemu dengan ketujuh anaknya agar bisa belajar bersyukur. Marihot Simbolon serta anak-anak almarhum Rianto pun mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan perhatian Kapolres Samosir beserta rombongan.
Sekilas tentang almarhum Rianto Simbolon, Peristiwa mengerikan yang terjadi di sekitaran Jl. Ronggur Nihuta pada Minggu (9/8) dinihari lalu sekitar pukul 03.00 WIB menyisakan luka dan duka mendalam. Rianto Simbolon (41) yang ditemukan tewas itu ternyata dibunuh oleh tujuh orang pria yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengannya.
Informasi dihimpun, pembunuhan terkadap rianto didasari konflik sengketa lahan keluarga. Di mana hal itu telah berlangsung beberapa waktu terakhir. Sebelum meninggal, Rianto menjadi orang tua tunggal bagi tujuh orang anaknya, di mana sang istri telah lebih dulu menghadap sang pencipta.
Almarhum Rianto Simbolon meninggalkan 7 orang anak yaitu 4 laki-laki dan 3 perempuan. Anak pertama bernama Menanti br Simbolon (17) duduk di kelas XII SMA Negeri I Kecamatan Ronggur Nihuta, anak kedua dan ketiga dan keempat masih duduk di kelas I, II dan III SMP Ronggur Nihuta, anak kelima dan keenam ada di Panti Asuhan Sitinoraiti, satu duduk di kelas 4 SD dan anaknya paling kecil masih berusia 5 tahun.


Discussion about this post