Kapal Negara (KN) 01 RB 203 milik Basarnas Medan yang bersandar di Pelabuhan Belawan diberangkatkan menuju Perairan Pangkalan Susu bersama personil yang terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) RB 203, Rescuer Basarnas Medan, Polairud, TNI AL serta potensi SAR JSI guna melakukan pencarian terhadap seorang ABK KM. Bintang Surya 88 yang hilang setelah terjatuh ke laut.
Setelah beberapa jam berlayar hampir mendekati Pelabuhan Pangkalan Susu, tim yang berada di Kapal SAR RB 203 mendapatkan info bahwa korban sudah ditemukan oleh nelayan yang mencari ikan kemudian tim langsung berkoordinasi dengan pemilik kapal yang menemukan korban untuk dilakukan intercept atau penjemputan dan pemindahan jasad korban.
Hingga akhirnya sekitar pukul 21.00 wib korban berhasil dipindahkan ditengah laut dari kapal nelayan ke Kapal SAR RB 203, selanjutnya korban langsung dibawa menuju pelabuhan Belawan. Dikarenakan cuaca buruk dan gelombang tinggi menyebabkan tim harus ekstra berhati-hati saat pelayaran menuju pelabuhan Belawan hingga akhitnya tim tiba di Pelabuhan Belawan sekitar pukul 02.05 wib selanjutnya korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban yang sudah menunggu di Pelabuhan.

Dikonfirmasi seperti laporan yang diterima petugas siaga Kapal SAR RB 203 Belawan, kronologis kejadian berawal ketika pada selasa (09/03/2021) sekitar pukul 16.00 wib korban bersama ABK lainnya dari KM Bintang Surya 88 berangkat dari Gudang Horas Gabion Belawan guna mencari ikan.
Hingga akhirnya mereka berada disekitaran Perairan Pangkalan Susu Kab. Langkat. Sebelum kejadian korban bersama teman nya sedang makan namun sekitar pukul 23.55 wib korban yang hendak mengambil air minum berjalan dari lambung kapal diduga korban terpeleset dan terjatuh kelaut.
Mengetahui kejadian tersebut, dua orang rekan korban berusaha melompat kelaut untuk menyelamatkan korban namun naas korban langsung menghilang. Beberapa hari dilakukan pencarian korban tak kunjung ditemukan barulah pada Jumat (12/03/2021) melaporkan kepada Basarnas Medan.


Discussion about this post