Seorang wanita yang menjadi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang meninggal dunia bersama kandungannya. Diduga akibat tidak ditangani dengan baik oleh pihak medis.
Dilansir Dairinews.com, pasien bersalin Ramayana Manihuruk (38) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Sidikalang diduga akibat ketiadaan penanganan dokter, Minggu (15/04/2018). Sentuhan medis hanya dilakukan kalangan perawat dan atau bidan.
Keluarga korban, Victor Sihombing (42) melalui telepon selluler, Senin (16/04/2018) menjelaskan, pasien sehari-hari disapa Omak Nai berangkat dari rumah di Desa Lumban Toruan Kecamatan Lae Parira dalam kondisi sehat, Minggu (15/04/2018) sekira pukul 20.00 WIB. Namun, mereka kaget mendengar kabar duka menyusul penanganan dokter nihil.
“Kami akan menuntut pemerintah. Kami protes keras! Kan ada standar pelayanan minimal. Ini penelantaran warga.” kata Victor.
Bungaran Simamora mengungkap, dia sempat meluapkan amarah di RSU saat kejadian. Seandainya dokter memberi pertolongan, mungkin bisa selamat.
Realitasnya, Ramayana dan kandungan meninggal. Persalinan belum sempat dilaksanakan. Dari pembicaraan dengan Tulus Sihombing suami Ramayana, pasien diberi cairan infus dan obat lainnya.
Sementara Direktur RSUD Sidikalang Direktur Utama (Dirut) RSUD Sidikalang, Hendry Manik yang dikonfirmasi newscorner.id Belum memberikan keterangan dan konfirmasi (Vay)




Discussion about this post