Rangkaian kegiatan Festival Semarak Budaya (Serbu) Siantar Tahun 2018 dalam perayaan HUT Kota Siantar ke 147 terpaksa dihentikan akibat hujan deras, Rabu (25/6/2018).
Sebelum hujan turun sekira pukul 14.00 WIB, panitia perlombaan permainan tradisional sudah mengambil ancang-ancang, mengarahkan seluruh peserta yang sedang bertanding di Lapangan Adam Malik ke Balai Bolon untuk berteduh.
Di sana, ratusan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) terpaksa berteduh menunggu hujan redah. Mereka ditemani dan diawasi oleh guru mereka masing masing. Meski demikian, anak-anak masih tetap ceria berkumpul bersama sama dan bermain.
Salah seorang panitia penyelenggara perlombaan tradisioanal mengatakan, kegiatan perlombaan kali terpaksa dihentikan karena kondisi lapangan tidak memadai.
Hujan lebat membuat Lapangan Adam Malik tergenangan air.
Masih kata Panitia, perlombaan permainan tradisional hari ini akan kembali dipertandingkan besok, Kamis (26/4/2018) sekira pukul 13.00 WIB.
Kendati dilanda hujan, permainan tradisional yakni, congklak tetap dipertandingkan. Sebab permainan ini tidak membutuhkan lapangan sebagai arena pertandingan.
Adapun permainan tradisional yang dipertandingkan pada Festival Serbu Siantar 2018 ini adalah, Engrang Batok, Patok Lele, Zondaag Mandaag (Marsitekka), Pecah Piring, Margala, Congklak dan Marjalekkat. Keseluruhan perlombaan diselengarakan di Lapangan Adam Malik.(***)


Discussion about this post