Upaya pencarian terhadap Mara Imam Siregar (58) merupakan warga Desa Bargot Topong, Kecamatan Padang Sidempuan, Batu Nadua Kota Padang Sidempuan, seorang warga yang dilaporkan hanyut dan hilang di sungai Bargot Topong Padang Sidempuan, akhirnya membuahkan hasil. Senin (15/11) sekitar pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan yang melanjutkan pencarian hari ketiga menemukan korban.
Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. selaku Search Mission Coordinator (SMC) menyampaikan, berkat koordinasi dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat, pencarian pada hari ini membuahkan hasil.
“Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 10 KM dari lokasi awal korban hanyut sekitar pukul 08.30 wib pagi tadi. Korban selanjutnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan persemayaman,”sampainya.
Seperti diketahui sebelumnya, Minggu (13/11) Basarnas Medan menerima informasi terkait adanya seorang Pria Paruh Baya hanyut terseret Arus sungai Bargot Topong Desa Bargot Topong, Kecamatan Padang Sidempuan Batu Nadua, Kota Padang Sidempuan.
Kejadian bermula Pada Jumat (11/11) lalu sekitar pukul 18.30 WIB, korban hendak kembali menuju rumah setelah seharian beraktivitas di sawah. Saat hendak menyeberangi sungai dengan cara melintas berjalan kaki, namun pada saat kejadian air sungai meluap dan berarus cukup deras sehingga diduga korban tidak kuat melawan arus sungai dan hanyut terseret arus.
Masyarakat yang mengetahui kejadian langsung melakukan pencarian dan melaporkan ke BPBD Padang Sidempuan selanjutnya dilaporkan ke Basarnas Medan. Namun dikarenakan jarak tempuh dan keterbatasan personil, sehingga tim yang diberangkatkan melaksanakan Operasi SAR merupakan personil dari Pos SAR Sibolga.(**)


Discussion about this post