Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Kantor SAR Medan) Senin (24/7) menggelar pelatihan potensi SAR dengan materi pelatihan teknis pencarian dan pertolongan di Ketinggian.
Pelatihan tersebut mengusung Thema “Melalui pelatihan teknis pencarian dan pertolongan di ketinggian bagi potensi SAR di Kawasan Kabupaten Mandailing Natal, Kita tingkatkan kemampuan dan solidaritas dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan secara profesional, Sinergi dan Militan.
Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Pencarian dan Pertolongan Basarnas yang di wakilkan oleh Widyaiswara Ahli Madya Pusat Pelatihan SDM Basarnas Budi Prayitno, S.T., M.A. meyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk melatih para personil Potensi SAR yang dibawah binaan Kantor SAR Medan yang bertujuan agar nantinya lebih kompeten dan siap siaga dalam menolong korban kecelakaan atau musibah di ketinggian.
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi serta sinergitas antara Kantor SAR Medan melalui Unit Siaga SAR Madina, Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal dan instansi yang terkait dalam menangani insiden atau korban kecelakaan, Musibah ataupun bencana di ketinggian, tebing maupun jurang,”ujar Budi Prayitno
Budi Prayitno juga mengatakan, pelatihan pencarian dan Pertolongan bagi potensi SAR dijadwalkan akan rutin dilaksanakan agar peserta memiliki kesiapsiagaan dan kecepatan dalam memberikan pertolongan sebagai jaminan keselamatan kepada masyarakat dan wisatawan di kawasan Mandailing Natal.
“Kita tidak berharap insiden terjadi di kawasan Mandailing Natal, namun ketika itu terjadi para personel Basarnas dan Potensi SAR yang berada di daerah dan instansi yang terkait diharapkan memiliki keahlian, siap dan kompeten serta mampu menolong korban,”ujarnya.
Kepala Kantor Basarnas Kelas A Medan Budiono menambahkan, sebanyak 50 perserta dari Basarnas, perwakilan Organisasi Masyarakat, Penggiat Lingkungan, BPBD Pemerintahan Kabupaten dan anggota TNI/Polri sekitar Kab. Mandailing Natal mengikuti pelatihan ini agar mengetahui teknis menolong korban di ketinggian.
Melalui pelatihan ini, Budiono berharap para peserta memiliki kemampuan teknis menolong korban kecelakaan ketika ada musibah atau kecelakaan di lokasi tebing atau jurang sebelum Tim Gabungan Basarnas tiba di tempat kejadian.
Sementara itu, Wakil Bupati Mandailing Natal yang diwakilkan Asisten III Drs. Lismulyadi Nasution, M.M. mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mendukung penuh pelatihan potensi sar teknis pencarian dan pertolongan ketinggian
“Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga akan selalu berkolaborasi dengan Kantor SAR Medan melalui Unit Siaga SAR Madina dan siap memberikan personil dalam pelatihan. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi,”ucap Lismulyadi.
Sebelumnya, pelatihan potensi SAR teknis pencarian dan pertolongan di Ketinggian tersebut secara resmi dibuka oleh Asissten III Kab. Mandailing Natal dengan pemukulan Gong, tukar plakat antara Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dengan Kantor SAR Medan selanjutnya foto bersama tamu undangan, peserta dan Tim Instruktur dari Kantor SAR Medan.
Turut hadir dalam pelatihan potensi SAR teknis pencarian dan pertolongan di Ketinggian, diantaranya, Perwakilan dari Dandim 0212/TS, Perwakilan Yonif 123/Rajawali, Perwakilan Kapolres Madina, Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina, Kadispora Madina, Kadis Perikanan Madina, Kepala BMKG Tabagsel, Danramil Penyabungan, Cowrel PT. AR, pihak pemerintahan dan organisasi setempat.


Discussion about this post