Pelaksanaan Safari Ramadhan 1439 H di era kepemimpinan Hefriansyah, SE, MM mencatat sejarah di kota Pematangsiantar yang berhawa sejuk dengan masyarakatnya yang heterogen dan terkenal tinggi toleransi antar suku, agama dan etnisini. Safari Ramadhan tahun 2018 ini dimulai dari Safari Subuh, berbuka puasa bersama hingga Sholat Taraweh berjamaah.
Dari sembilan masjid yang tersebar di delapan kecamatan, tim safari Ramadhan pemerintah kota bersama pimpinan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar, Rabu (6/6) menyambangi Masjid Ash Sholeh di Jalan Jawa, Kelurahan Bantan, kecamatan Siantar Barat. Ini merupakan kunjungan yang ke delapan, sedangkan safari Subuh dilaksanakan hampir setiap hari selama Ramadhan tahun ini.
Tim Safari Ramadhan kali ini, dipimpin langsung Walikota Pematangsiantar. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga dilanjutkan Shalat Magrib hingga Taraweh berjamaah.
Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan uang sebesar 7 Juta rupiah untuk keperluan Mesjid yang dikunjungi. Sedangkan piahak Bank Sumut cabang Pematangsiantar berkesempatan menyalurkan zakat profesi para karyawannya kepada sejumlah anak yatim serta penjaga masjid.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Walikota Hefriansyah, SE,MM di dampingi Kacab Bank Sumut Kota Pematangsiantar, Husin Sinaga, serta Ketua TP-PKK Ny. Syahputri Hefriansyah.
Dalam sambutannya walikota mengatakan, tujuan Safari Ramadhan ini untuk meningkatkan hubungan silahturahmi dan ukhuwah sesama kita umat islam, disisi lain yang perlu menjadi perhatian bersama bahwa bulan Ramadhan bukanlah bulan untuk beristirahat, tetapi ajang tahunan terbesar untuk berbuat kebaikan. Semua ibadah yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan merupakan momen untuk berjuang di jalan kebaikan.
“Seluruh kegiatan ibadah pada bulan suci Ramadhan bukan sekedar menjalin ukhuwah islamiyah serta mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai syiar agama Islam terutama bagi generasi muda, agar terhindar dari perbuatan yang dilarang agama,” ujarnya.
Walikota juga mengajak semua masyarakat kota Pematangsiantar agar menjadikan ramadhan sebagai wahana meningkatkan kepedulian sosial dan pendidikan islami kepada generasi muda, serta berdoa semoga Ramadhan yang penuh berkah ini, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sebagaimana janji-Nya, bahwa pahala akan dilipatgandakan bila kita berbuat kebaikan.
“Untuk itu mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) di bulan yang mulia ini, kita sebagai orang tua harus mampu menjaga anak-anak kita sebagai penerus bangsa ini nantinya, agar tidak terjangkit penyakit masyarakat yang sangat meresahkan akhir-akhir ini,” pungkasnya. (REL)


Discussion about this post