Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Konsep Otomatis Konsep Otomatis
Iklan
Beranda NEWS
Bahas Korupsi Massal di Debat Publik Ketiga, Djarot Minta Maaf Sebut Nama Ijeck

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara, Djarot Syaiful Hidayat- Sihar Sitorus pada Debat Publik Ketiga Pilgub Sumut 2018 di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa malam (19/6/2018).

Bahas Korupsi Massal di Debat Publik Ketiga, Djarot Minta Maaf Sebut Nama Ijeck

Editor: NEWSCORNER.ID
20 Juni 2018 | 22:11 WIB
in NEWS, POLITIK, Suara Rakyat
0
https://asset.barak.id/2026/09/VID-20260930-WA0005.mp4
Iklan
13
SHARES
15
VIEWS

Sejarah kelam Sumatera Utara terkait kasus korupsi berjamaah yang menjerat mantan Gubernur Sumut, Gatot Pudjo Nugroho beserta sebagian besar anggota DPRD periode 2009-2014, diharapkan yang terakhir dan tak terjadi lagi ke depannya.

Itu dikatakan Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat dalam debat publik ketiga Pilgub Sumatera Utara 2018 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (19/6/2018) malam. Dengan tema ‘Penegakan Hukum dan HAM’ itu, di salah satu sesi, masing-masing paslon diminta menjelaskan soal gambar yang ditayangkan.

Di mana, gambar tersebut terdapat sebuah kursi dikelilingi sejumlah orang yang menghamburkan uang. “Gambar ini menunjukkan keprihatinan kita bersama atas korupsi berjamaah. Dalam masa kepemimpinan Gubernur Gatot, telah terjadi korupsi yang sangat massif dan berjamaah. Ada tiga kasus sekaligus. Pertama menyuap hakim, kedua menyuap DPRD dengan uang ketok, yang pesta pora di sini dan ketiga, dia (Gatot) menghamburkan dana bansos dan dana hibah. Inilah yang terjadi. Jelas ini melanggar hak asasi manusia karena kepentingan masyarakat terbengkalai karena uangnya dikorupsi,” ungkap Djarot.

Didampingi Cawagub Sihar Sitorus, Djarot menambahkan, akibat kasus ini, Sumut menjadi perhatian. Katanya, KPK merilis, bahwa 32 provinsi menjadi perhatian pemantauan KPK. Salah satunya adalah Sumut. Tak ingin terulang lagi, paslon yang akrab disapa DJOSS itu telah menyiapkan program. “Oleh karena itulah, kami Djarot-Sihar akan membuat suatu sistem. Sistem e-budgeting, sistem e-planning, sistem e-program and e-katalog. Supaya tidak terjadi kasus korupsi seperti ini,” tegasnya.

“Termasuk transparansi, yang membuka ruang publik supaya masyarakat berpartisipasi dengan aktif di dalam proses penyusunan anggaran di pemerintah. Kami juga akan membuka aduan cepat, apabila terjadi penyimpangan hukum. Masyarakat bisa langsung lapor kepada pemerintah provinsi. Inilah yang kita lakukan untuk membangun Sumut yang bersih dan bebas dari korupsi. Supaya tidak terjadi lagi hal seperti ini,” tambah mantan Wali Kota Blitar dan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dirinya juga menyayangkan Cawagub Musa Rajekshah yang juga tersangkut kasus korupsi ini turut dipanggil KPK. Tak ayal, penegakan hukum dan HAM menurutnya, harus dimulai dari atas. “Masalah ini, sangat penting bagi kita. Bagaimana kita menegakkan hukum dengan baik. Mohon maaf, Pak Musa juga dipanggil KPK untuk diminta menjelaskan, kenapa terjadi bagi-bagi uang. Oleh karena itu, penegakan hukum itu harus dimulai dari yang paling atas,” pungkasnya. (***)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Tawuran di Jalan Dr Mansyur Dipicu DM Instagram, 8 Anggota Genk Motor  Salvador 424  Ditangkap

7 Oktober 2026 | 16:53 WIB
Siantar

Polisi Turun Tangan! Jembatan Merah Putih Tanjung Pinggir–Naga Pita Dibuat Layak Lagi

7 Oktober 2026 | 12:26 WIB
NEWS

12 Batang Tanaman Ganja Ditemukan di Ladang, Pria 47 Tahun Diamankan Polsek Panei Tongah

7 Oktober 2026 | 11:10 WIB
Siantar

Malam-Malam, Polsek Siantar Marihat Sambangi Pos Kamling Gang PD Lewat SALING

6 Oktober 2026 | 22:05 WIB
Siantar

Cegah Guantibmas, Polsek Siantar Selatan Turunkan KRYD 3 Pilar Patroli Malam

6 Oktober 2026 | 21:02 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 8 Paket Sabu dalam Kotak Rokok, Pengedar di Puji Mulyo Ditangkap

6 Oktober 2026 | 17:25 WIB
MEDAN CORNER

Polisi Bersama Masyarakat, Aksi Buruh Berlangsung Aman, Pimpinan Aksi Apresiasi Polrestabes Medan  

6 Oktober 2026 | 16:37 WIB
Siantar

Siang Hari, Polsek Siantar Barat Patroli Jalan Kaki Sasar 3C di Pasar Horas

6 Oktober 2026 | 14:19 WIB
Siantar

Kapolres Pematangsiantar Sambangi MUI, Sinergi Ulama-Polisi Diperkuat Jaga Kamtibmas

6 Oktober 2026 | 10:31 WIB
NEWS

POLRES SIBOLGA UNGKAP KASUS PENCURIAN DI GUDANG, TERDUGA PELAKU DIAMANKAN MALAM HARI

6 Oktober 2026 | 10:19 WIB
Siantar

Bukan Sekadar Sambang, Bhabinkamtibmas Siantar Martoba Serap Aspirasi Kelompok Tani Naga Pita

6 Oktober 2026 | 10:17 WIB
Siantar

Peluang Emas Pelajar Siantar! SMA KTB Buka 180 Kursi, Tanpa Biaya Pendaftaran

6 Oktober 2026 | 09:52 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport