Pasca tragedi kemanusiaan tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba (18/6/2018) silam yang menyebabkan hilangnya ratusan orang itu, Kamis (12/7) sejumlah elemen datang ke Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun.
Kedatangan sekitar 1500 orang tersebut untuk melakukan aksi bersih-bersih di sekitar pelabuhan dan perairan Danau Toba.

Disampaikan Humas Polres Simalungun, kegiatan yang diikuti Anggota DPRD, Pengadilan Negeri Simalungun, PTPN 3, Kejaksaan Negeri Simalungun, PTPN 4, Polri, TNI, Pemko Siantar, Pemkab Simalungun, BPBD, Basarnas, Ormas PP, dan IPK serta Karang taruna dimulai pukul 09.00 WIB.
Lebih lanjut disampaikan Humas, kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin keharmonisan antara pemerintah daerah dan instansi Kepolisisan serta TNI dengan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masing-masing individu dalam kebersihan dan keindahan di sekitar perairan Danau Toba khususnya di seputaran Perairan Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean.
Selesai Apel bersama, Kapolres Simalungun AKBP M.Liberty Panjaitan,SIK.,M.H. membagi ploting penempatan peserta bhakti sosial untuk menempati tempat yang telah ditentukan untuk membersihkan diseputaran Pelabuhan Tiga Ras.
Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres Simalungun mengambil apel konsolidasi untuk menyudahi kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan. Kegiatan ini pun berakhir dengan aman.(rel/vay)




Discussion about this post