Menpar Arief Yahya didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Rizky Handayani, Direktur dan Kepala Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata, dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menghadiri Wisuda ke-20 Poltekpar Medan.
Dalam sambutannya, Menpar menyampaikan perkembangan terkini sektor Pariwisata Indonesia pada umumnya, dan perkembangan terkini pembangunan pariwisata di Destinasi Prioritas Danau Toba.
Kementerian Pariwisata bersama tujuh investor menandatangani perjanjian kerja sama investasi untuk pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba dengan komitmen investasi mencapai USD 400 Juta atau sekitar Rp 6,1 triliun.
Pemerintah juga telah banyak melakukan terobosan untuk meningkatkan kepariwisataan Indonesia agar dikenal di dunia internasional, termasuk mengupayakan agar Geopark Kaldera Toba mendapat pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.
Sampai Desember 2017, pertumbuhan Pariwisata Indonesia naik 22% jauh diatasi pertumbuhan Pariwisata Asean 7% dan pertumbuhan pariwisata dunia 6.4%.
Tahun ini Politeknik Pariwisata Medan akan mewisuda sebanyak 317 orang. Yang terdiri dari 31 orang lulusan Diploma IV dan 286 orang lulusan Diploma III. Berdasarkan dari hasil tracer study sebanyak 77% telah bekerja di sektor pariwisata dan sisanya 23% dalam proses menunggu mendapatkan pekerjaan selama 3,5 bulan kedepan. Wisuda ini dilaksanakan pada Tanggal 17 Oktober 2018 di Gedung Serbaguna Soemekto Djajanegara Politeknik Pariwisata Medan.
Tema wisuda kali ini dilakukan dengan tema “The Millenials Determining The Future of Indonesian Tourism”, dengan arti masa depan Pariwisata Indonesia akan ditentukan oleh generasi millenials masa kini. (vay)




Discussion about this post