Kesiapsiagaan menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Untuk memastikan personel mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat, Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menggelar latihan Search and Rescue (SAR) dengan materi Water Rescue atau penyelamatan di air, Kamis (15/10/2026).
Latihan yang berlangsung pukul 10.00 WIB di Kolam Batalyon C tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan teknis, ketangkasan, serta kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan pertolongan dan penyelamatan.
Kegiatan dipimpin Wakil Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor, IPTU M. Rifai Siregar, S.H., dengan BRIPDA Dian Siswanto Sitepu sebagai pelatih. Pelaksanaan latihan tersebut juga diketahui oleh Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor, AKP Budi Makmur, S.H., M.M.
Melalui latihan ini, para personel mendapatkan pembekalan dan penguatan keterampilan dalam pelaksanaan penyelamatan di air. Selain kemampuan teknis, kegiatan tersebut turut melatih kedisiplinan, ketangkasan, koordinasi, serta kerja sama tim yang sangat dibutuhkan ketika menghadapi keadaan darurat.
Latihan secara terencana dan berkesinambungan menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme personel. Dengan kemampuan yang terus diasah, setiap anggota diharapkan mampu menjalankan tugas secara terukur, cepat, dan bertanggung jawab, terutama dalam operasi kemanusiaan maupun penanganan kondisi yang mengancam keselamatan masyarakat.
Sejalan dengan arahan Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., seluruh personel diharapkan senantiasa meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan melalui latihan yang terencana serta berkelanjutan.
Kesiapan tersebut tidak hanya diperlukan untuk menghadapi tantangan tugas kepolisian, tetapi juga untuk mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan, termasuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam situasi darurat.
Selama kegiatan berlangsung, latihan dilaporkan berjalan dengan aman dan baik. Pelaksanaan ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan personel sebagai bagian dari tanggung jawab Brimob dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Brimob, kemampuan yang terus dilatih merupakan modal penting dalam menjalankan pengabdian. Dengan kesiapsiagaan yang terpelihara, personel diharapkan semakin siap hadir memberikan pertolongan ketika masyarakat menghadapi keadaan darurat, termasuk dalam situasi yang membutuhkan keterampilan penyelamatan di air.

