Bubur sop di Pematangsiantar dibuat secara gotong royong oleh pengurus Masjid Raya yang berada di Jalan Mesjid, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat.
Sejumlah pengurus Masjid Raya tampak mengayuh belanga berisi bubur nasi dengan rotan atau kayu sejak siang hari, Senin (21/5/2018).
Belanga berisi bubur untuk sajian bubur sop tersebut merupakan makanan ciri khas yang hanya dimasak dan dibagikan saat bulan Ramadan.
Bubur sop khas mesjid raya kota pematangsiantar cukup menggugah selera karena aromanya yang cukup kuat karena proses pemasakannya yang kaya akan rempah.
Setiap hari hingga akhir Ramadan nanti, bubur ini akan dibagikan secara gratis untuk jemaah masjid dan penduduk sekitar sejak berpuluh-puluh tahun.
Tradisi ini telah dimulai sejak berdirinya Masjid Raya,dari seabad yang lalu.
Hajjah sri sulianti, penanggungjawab di Masjid Raya pematangsiantar, menuturkan bubur sop dipilih sebagai santapan berbuka yang dibagikan gratis karena pembuatannya yang tidak ribet.
Selain itu, lanjut Siti hidangan khas sop bubur ini di minati anak anak kawula muda serta orang tua sangat menyukai hidangan ciri khas mesjid raya kota pematangsiantar, karena memang hanya saat bulan ramadhan adanya hidangan seperti ini ucap hajjah sri sulianti. (Ridho)


Discussion about this post