Seorang pria tega menghabisi nyawa wanita selingkuhannya di Jalan Perumahan Griya Durin Jangak, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu pada Minggu (23/2) kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Pemicunya, Murianto alias CR (49) warga Jalan Penukiran Dusun 4, Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang itu cemburu terhadap kekasihnya yang diam-diam bekerja di cafe.
Hal itu terungkap dari pernyataan Murianto ke polisi setelah polisi berhasil meringkusnya. “Saat kami introgasi, tersangka mengaku kesal pada korban karena ia ( Ruminah ) tak meminta izin padanya untuk bekerja di salah satu cafe. Karena ia dan korban ada hubungan. Jadi tersangka merasa tersinggung dan cemburu melihat korban bekerja di cafe. Tersangka kami ringkus berikut barang bukti berupa 1pisau yang digunakan untuk menikam korban sebanyak 3 kali dan 1 unit sepeda motor Yamaha RX king BK 2589 DO. Tersangka kami sangkakan dengan pasal 338,351 ayat (3),” terang Kanit Reskrimnya Iptu Suhaily Hasibuan kepada wartawan.
Pria itu ditangkap sekira pukul 05.00 WIB dari rumahnya beserta satu unit sp.motor Yamaha RX King BK 2589 DO dan sebilah pisau stailes stell bergagang kayu yang di temukan di TKP. Selanjutnya tersangka diamankan dan diboyong ke Polsek P.Batu
Lebih lanjut disampaiakan, pria beristri ini, ia tega menikam tiga liang Ruminah alias Ana (45) warga perumahan Griya Durin Janggak, blok B, Kecamatan Pancur Batu seorang wanita berstatus janda yang juga selingkuhanya.
“Kejadian ini terjadi pada hari Minggu (23/2) jam 03:00 WIB, saat itu korban berboncengan dengan sepeda motor bersama rekannya bernama Dandi untuk membeli nasi, saat melintas di jalan perumahan Griya Durin Janggak, Kecamatan Pancur Batu, mereka bertemu dengan tersangka, dan tersangka memanggil korban, seraya mengatakan pada Dandi agar ia meninggalan tersangka dan korban berdua karena ingin berbicara empat mata saja denga korban. Kemudian Dandipun atas permintaan tersangka, pergi sendiri membeli nasi. Dan saat kembali Dandi tidak melihat lagi korban dan tersangka di jalan, namun Dandi terkejut ketika melihat banyaknya ceceran darah di lokasi tempat korban dan tersangka bertemu tadi,” jelas
Ruminah sempat dilarikan dilarikan ke RS H. Adam Malik, namun sayang sesaat setelah mendapat pertolongan medis, Ruminah pun meregang nyawa. Jenazah kemudian dibawa RS Bhayangkara Polda Sumut.




Discussion about this post