Warga di Lingkungan II, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Rabu (20/11) sekitar pukul 16.30 WIB dibuat geger atas penemuan mayat pria dengan kondisi bersimbah darah yang ditemukan di balik pintu rumahnya.
Pria yang ditemukan tewas itu Maecenas Adhara Donnya (40) dan ditemukan pertama sekali oleh Jusrin Nanto Sihombing (54) warga Lingkungan II, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng yang mendatangi rumah korban untuk menyampaikan pesan org tua korban ” Makan apa malam ini “.
Namun setelah dipanggil berulang kali dari depan pintu, tak ada jawaban dari dalam rumah.
Jusrin pun mencoba mencari tahu keberadaan korban dengan mengintip dari jendela. Dari sana ia melihat posisi kaki korban di bawah meja, lalu ia langsung mendorong pintu dan masuk ke dalam rumah.
Ia mendapati korban di dalam rumah dengan posisi terlungkup di lantai serta darah ada di samping kepalanya. Melihat hal itu ia pun menghubungi orangtua kdan abang korban, lalu bersama-sama mengecek korban yang tidak lagi bernyawa.
Kapolsek Pandan Iptu Zulkarnaen Pohan melalui Ps. Kasubbag Humas Polres Tapteng Iptu R Sipahutar menyampaikan, Polisi yang mendapat laporan sekitar pukul 18.30 WIB pun mendatangi TKP. Setelah mengamankan TKP, polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Dari TKP, jrnazah korban dievakuasi ke RSUD. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah, dan polisi pun menyerahkan jenazah Maecenas Adhara Donnya kepada keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan.
Kepada polisi, Prama Taufiq Yudhistira (42) warga Jalan Nangka, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan yang merupakan abang kandung korban menerangkan, pagi harinya sekitar pukul 06.30 WIB, sebelum berangkat kerja ia meninggalkan adiknya sendirian di dalam rumah dalam kondisi muntah-muntah berkali-kali.
Ditambahkannya, bahwa korban sedang mengalami sakit mag kronis dan tidak pernah mau dibawa berobat.


Discussion about this post