Isak tangis dan suasana duka mendalam terlihat di depan kawasan Unit Forensik dan Instalasi Jenazah RSUD Dr Djasamen Saragih, Pematangsiantar. Sejumlah mahasiswa dan pihak STIE Sultan Agung memadati areal Unit Forensik untuk menunggu proses instalasi terhadap jenazah seorang rekan mereka.
Emme Ninta Ginting (22)Mahasiswi STIE Sultan Agung asal Desa Kedeberek KecamatanTiga Lingga, Kabupaten Dairi tewas kecelakaan dengan kondisi kepala remuk di Jalan H Adam Malik, Persimpang empat Jalan Suprapto Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar pada Selasa (2/6) sekitar pukul 13.30 WIB.
Informasi resmi yang diperoleh Newscorner.id dari Polres Pematangsiantar melalui Humas Polres menyebutkan,
sebelum kejadian, sepeda motor Honda Beat No. Pol. : BK 3592 WAE, berwarna putih yang dikendarai Poibe Suryani Sinaga (20) warga Jalan Ksatria, Kelurahan Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur berboncengan dengan Emme Ninta Ginting.
Mereka melaju dari arah Jalan Suprapto melintasi simpang empat Jalan H Adam Malik menuju arah Jalan MH Sitorus. Sementara di saat bersamaan, satu unit mobil Dump Truck No.Pol BK 9469 CC yang dikendarai oleh Suriono(36) warga Jalan Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba melaju dari arah jalan Rajamin Purba melintasi Simpang Jalan Adam Malik – Jalan suprapto menuju arah Jalan MH Sitorus.

Kecelakaan yang melibatkan sepedamotor dan mobil tersebut pun tidak terhindarkan. Pengendara sepedamotor jatuh dan tergilas ban mobil truk. Dari Lokasi kejadian selanjutnya polisi mengamankan kendaraan yang terlibat dan pengemudi mobil.
Korban Poibe Suryani Sinaga di bawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan tindakan medis. Sementara jenazah Emme Ninta Ginting dievakuasi ke Unit Forensik dan Instalasi Jenazah RSUD Dr Djasamen Saragih dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya.
Kejadian ini pun dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Pematangsiantar.


Discussion about this post