Seorang santriwati yang sempat hilang akibat terseret arus sungai di Sungai Parsariran di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (5/3) ahkirnya Tim SAR Gabungan.
Sisra (14) warga parsaoran satu dari enam santri yang hanyut ditemukan pada pencarian hari kedua. Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. mengatakan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan membagi beberapa tim yaitu tim pertama melakukan pencarian menggunakan Perahu LCR milik Unit Siaga SAR Madina (Basarnas Madina), tim kedua Perahu Rafting milik Unit Siaga SAR Madina, tim ketiga Perahu Tradisional Nelayan dan tim keempat melakukan pencarian dengan scouting darat disekitar bibir sungai.
“Pencarian yang dilaksanakan hingga sore ini akhirnya membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 16.01 WIB di Desa Bandar Tarutung Kecamatan Angkola Sangkunur. Korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak Yayasan Pesantren yang disaksikan pihak kepolisian dan semua unsur yang terlibat,”sampainya.
Sebelumnya enam orang anak, Santriwati Pesantren Ahmad Basyir hanyu akibat terseret arus luapan air sungai yang melanda Sungai Parsariran di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat, (03/03/2023).
Akibat air bah yang menerjang kawasan tersebut, enam (6) orang Santriwati Pesantren Ahmad Basyir menjadi korban.
Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, keenam santriwati tersebut sedang beraktivitas di tepi sungai namun naas tiba-tiba air sungai meluap dan langsung menyeret keenam korban. Empat santriwati berhasil diselamatkan dan satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di hari itu, kemudian satu orang lainnya ditemukan pada pencarian Minggu (5/3).
Empat anak yang selamat yakni; Amanda (12) warga Pangarongan, Windi (12) warga Aek Pardomuan, Sania(12) warga Wek III, Silha (13) warga Gununung Tua Marancar
Dua anak yang meninggal dunia; Zuriah (12) warga Angkola Sangkunur dan Sisra (14) warga Pangarongan. (***)


Discussion about this post