Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan didampingi istri Satika Simamora bersama Forkopimda menghadiri acara syukuran dan doa bersama peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2020 bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung, Senin (5/10).
Acara syukuran dan doa bersama ini hanya dihadiri perwakilan elemen masyarakat yang ada daerah tersebut. Selebihnya dapat mengikuti dan menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan melalui live streaming.
“Kita sudah rencanakan perayaan hari jadi tahun ini akan dilaksanakan secara semarak, tapi tertunda karena pandemi Covid-19. Sekaitan itu juga saya mengimbau kita semua tidak boleh kendur untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Dandim dan Bapak Kapolres yang selalu aktif bersama Satpol PP melakukan operasi yustisi penegakan Perbup Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan,” ucap bupati diawal sambutannya.
Bupati didampingi wakil bupati kembali menjelaskan langkah-langkah penanganan masa pandemi Covid-1 pada sektor kesehatan, ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi. Pemulihan ekonomi dengan membuka usaha ekonomi masyarakat dibuka secara perlahan.
“Upaya penagangan Covid-19 ini dilakukan dengan melalui refocusing dan relokasi APBD Tahun 2020. Juga didukung dana insentif dari pemerintah pusat atas ketepatan waktu dalam refocusing dan relokasi APBD. Kita berharap dukungan semua pihak dalam mewujudkan pemulihan ekonomi ini. Kita harus bersama-sama karena ini bukan hanya tanggung jawab bupati bersama Forkopimda saja,” ujar Nikson.
Berbagai prestasi yang telah diraih Pemkab Taput bukan hanya karena kehebatan bupati atau wakil bupati saja, tetapi tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. “Tidak ada superman, yang ada super tim. Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama kita semua dalam berbagai sektor pembangunan di Taput dan semoga terus berlanjut,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan gambaran beberapa program pembangunan ke depannya seperti pengembangan UMKM dan Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan termasuk pentingnya berdiri Universitas Negeri Tapanuli.
“Kedepan kita harus upayakan bagaimana agar UMKM kita tidak mati suri. Saya melihat UMKM sudah mampu menghasilkan produk yang tidak kalah saing dengan luar daerah. Akan kita bantu memfasilitasi perizinan UMKM, kita juga akan ‘memaksa’ para mitra untuk turut memasarkan produk lokal UMKM kita. Kita akan lakukan berbagai terobosan sehingga tahun 2021 UMKM Taput semakin jaya,” jelas Bupati.
“Saya yakin cita-cita untuk memajukan Tapanuli ini dapat dilakukan melalui pendirian universitas negeri. Ini solusi paling cepat agar Tapanuli bukan lagi disebut sebagai peta kemiskinan. Untuk itu, saya berharap dukungan seluruh kita semua yang hadir pada kesempatan ini,” paparnya.
Dengan adanya Universitas Negeri ini, kita tidak lagi ‘mengekspor’ uang keluar Tapanuli. Ini juga akan meningkatkan usia produktif di Tapanuli. Kemudian dengan sendirinya akan mengundang investor untuk masuk ke Tapanuli. Ini layak diperjuangkan, mari semua bergandengan tangan, kalaupun harus dilakukan transformasi dari Institut yang sudah ada, harus ada yang harus mengalah demi kepentingan anak-cucu kelak.
“Berbagai dukungan sudah mengalir seperti dari Ketua MPR dan juga Ketua DPD. Saat ini kita sedang menunggu hasil kajian akademik. Selanjutnya perlu duduk bersama untuk penentuan lokasi setiap fakultas sesuai kondisi masing-masing daerah,” jelas bupati memaparkan.
Sekali lagi ia mengucapkan terimasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk yang ada di perantauan. Selamat Ulang Tahun Kabupaten Tapanuli Utara yang ke 75. Selamat ulang tahun juga kepada TNI dan termasuk “Selamat ulang tahun juga kepada saya sendiri,” akhir sambutan bupati yang juga pada hari itu genap berusia 48 tahun.
Usai sambutannya, Nikson melantunkan lagu ‘Tapasada ma Rohatta’ seraya meminta seluruh masyarakat tetap saling mendukung dan saling mendoakan.
Puncak perayaan dilaksanakan dengan doa bersama yang dipimpin masing-masing perwakilan setiap tokoh agama yang ada di Taput. Dilanjutkan pemotongan kue dan nasi tumpeng oleh bupati bersama para undangan.(Friska P/mel)


Discussion about this post