Jembatan Gido yang menghubungkan Nias dengan Nias Selatan di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara yang ambruk pada Rabu (19/12) kemarin membuat akses kedua daerah terputus.
Namun hari ini Kamis (20/12) kedua daerah tersebut telah dapat terhubung kembali berkat kerjasama Jajaran TNI dari Kodim 0213/Nias dan Polres Nias dibantu warga yang membuat jembatan darurat di lokasi jembatan yang ambruk.
“Jembatan darurat yang dibuat sementara hanya bisa dilintasi sepeda motor kalau roda empat belum bisa,” kata Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, SIk, MH melalui Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo, di Nias, Kamis (20/12).
Disampaikan Restu kepada Newscorner.id, jembatan itu dikerjakan sejak Rabu (19/12) dan pada Kamis (20/12) pagi sudah mulai bisa dilintasi namun hanya untuk sepeda motor.

“Sejak kemarin Polri dan TNI dibantu warga membangun jembatan darurat secara maraton, sehingga pagi ini sudah bisa dilintasi roda dua, kita sudah coba roda empat, tapi terlalu riskan karena takutnya pondasinya tidak kuat untuk menahan kendaraan roda empat,” ujarnya
Sebelum jembatan darurat tersebut dibangun, Personil Polres Nias bersama Kodim 0213/Nias turut membantu mengevakuasi warga agar bisa melewati jembatan darurat penghubung Nias dan Nias Selatan tersebut.
Ada 30 orang personel Polres Nias yang diterjunkan di lokasi dibantu personil TNI dari Kodim 0213/Nias untuk membantu warga yang melimntas.(vay)




Discussion about this post