Jembatan Sungai Aek Puli yang menghubungkan Desa Dolok Sanggul ke Desa Lobusihim dan Desa Muara Tolang, Kecamatan Simangumban, Taput roboh akibat pondasi penahan jembatan terkikis air sungai. Hal itu pun mengakibatkan akses dan aktivitas warga terganggu dalam kurun waktu seminggu terakhir.
Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Jonner MH Samosir SIK, beserta PJU Polres Taput pada Sabtu (8/8) pun mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi yang memprihatinkan tersebut, serta berkomunikasi dengan warga .
Kepada wartawan, Kapolres mengatakan bahwa kehadirannya di sana untuk melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat. “Setelah kita mendengar robohnya jembatan ini, saya sudah sampaikan kepada Kapolsek Pahae Jae, agar turun ke lapangan dan menjalin kerja sama dengan uspika di kecamatan, serta membuat suatu upaya untuk mengurangi keluhan warga,” sampainya.
Ditambahkan, Bahwa jembatan ini salah satu akses utama yang sangan penting. “Camat, Dandramil, Kapolsek, Kepala desa dan warga sekitar sudah bekerja sama berbuat demi kepentingan masyarakat. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Taput, agar perbaikan jembatan tersebut di lakukan sesegera mungkin. Dan pihak Pemda Taput melalui dinas PU sudah menurunkan alat berat sekarang ini,”katanya.
Ia pun berharap perbaikan jembatan itu akan segera dilakukan. “Saya sangat prihatin melihat warga yang tinggal di dua desa ini. Karena jembatan ini sangat penting bagi kehidupan warga, baik kepentingan secara ekonomis dan hubungan sosial lainnya. Untuk mengurangi beban warga, kita juga memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat. Mudah mudahan dengan apa yang kita berikan ini, bisa mengurangi beban yang terjadi, akibat rusak nya jembatan ini,”tutup Kapolres


Discussion about this post