Koalisi Bela Islam akan gelar aksi dengan target massa sekitar 500 -2000 orang lebih dengan melibatkan elemen umat Islam di Siantar dan Simalungun pada Senin 05 Oktober 2020.
Aksi ini dalam rangka menindak lanjuti polemik yang terjadi pada pemandian jenazah wanita di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih, Pematangsiantar 24 September lalu.
Koalisi Bela Islam sudah melakukan rapat kordinasi persiapan aksi pada hari Jumat (02/10/2020) malam sekitar pukul 20.00 WIB di mesjid Dakwah, Siantar dengan dihadiri beberapa tokoh agama, pemuda, Organisasi Islam dan ustadz.
Mulyadi Sabil sebagai sekretaris Koalisi Bela Islam saat di tanya mengenai hasil rapat tersebut mengatakan pihaknya mengajak Ormas Islam Siantar Simalungun untuk hadir dalam aksi umat tersebut.
“Konsepnya pada rapat tadi malam (02/10) mempersiapkan masalah teknis sekaligus mengajak kepada ormas islam Siantar Simalungun, organisasi kepemudaan, pimpinan pesantren yang ada untuk hadir dalam aksi yang kita laksanakan pada tanggal 05 Oktober 2020 hari Senin dan untuk titik kumpul kita di Lapangan H Adam Malik pukul 09.00WIB,” jawab Mulyadi.
Mulyadi juga menambahkan surat pemberitahuan aksi sudah di sampaikan ke pihak Polres Siantar.


Discussion about this post