“Keempat orang ini adalah karyawan dari paman tersangka. Mereka asal ikut saja, tidak terlibat dalam pembunuhan,” papar Iver.
Rupanya Stefanus membawa jenazah itu ke pantai agar tak terlacak oleh polisi. Mayat Laura itu ditutupi oleh selimut selama di mobil agar tak ada orang yang curiga. Stefanus lalu membakar mayat kekasihnya di pantai tersebut.
Namun aksi Stefanus ini tercium oleh pihak kepolisian. Tim Reskrim Polsek Tambora mendapatkan informasi dari warga sekitar pukul 15.00 WIB bahwa telah ditemukan mayat di sekitar lokasi pantai. Jasad itu ternyata Laura.
Polisi juga sempat datang ke rumah Laura untuk melakukan penyelidikan. Ternyata pihak keluarga baru tahu tentang kejadian pembunuhan tersebut. Sang ayah kaget anaknya tewas di tangan kekasihnya.
“Ya reaksi orang tua kaget juga, kalo dilihat karena dia bilang anak perempuannya nggak pulang-pulang udah 3 hari. Rabu pagi mobil ada berarti anak saya masih ada, dari Rabu malam sampai Jumat dia nggak pulang-pulang,” tutur Usman Ali Musa selaku Ketua RW 02 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.
Tabir pembunuhan ini pun kemudian terungkap. Polisi akhirnya meringkus Stefanus pada Sabtu (5/5) lalu.(***)




Discussion about this post