Seorang anggota Tekab ( tim anti bandit ) Polsek Medan Barat, yang pernah bertugas di PAMINAL Polrestabes Medan, Aiptu Robin Silaban pada Selasa (27/10) sekitar pukul12:35 WIB tertembak peluru dari senjata api miliknya.
Hal ini terjadi setelah Aiptu Robin terlibat keributan di lokasi usaha Doorsmer KD miliknya di jalan Ringroad, tepatnya bersebelahan dengan mall Manhatan bersama dengan beberapa enam orang lainya. Akibatnya, pinggang sebelah kanan Aiptu Robin tertembus peluru dari senjata api miliknya.
Informasi yang dihimpun awak media di RS Bhayangkara Polda Sumut menyebutkan bahwa kejadian bermula pada pukul 12:00 WIB.
Saat itu Robin sedang duduk-duduk santai bersama rekan-rekannya di doorsmer miliknya, selanjutnya pada pukul 12:35 WIB datang enam orang, salah satunya bernama Kamiso, warga jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, kedatangan enam pria tersebut adalah untuk mencari seorang rekan Aiptu Robin yang bernama Kadeo.
Begitu mereka datang ( Kamiso CS ) langsung mengeluarkan dauble stick dan memecahkan kaca steling serta pintu kaca Doorsmer milik Robin.
Tak terima tempat usahanya di rusak, Aiptu Robinpun terlibat pertengkaran hebat, namun itu tak berlangsung lama dan diakhiri dengan pemukulan yang dilakukan Kamiso terhadap Aiptu Robin dengan menggunakan dauble stick, untung saja ayunan senjata Bruce Lee ini tak sempat mengebai Robin.
Merasa terdesak, Robinpun mengeluarkan senjata api dan melestuskanya ke udara dengan maksud memberi peringatan, bukanya berhenti, Kamiso yang telah emosi terus menyerap Robin dengan membabi buta.
Robin pun berusaha memberi peringatan dengan menembakan peluru ke tanah, naas pistol milik Aiptu Robin macet tak bisa digunakan, melihat hal itu, Kamisol langsung berusaha merebut senjata api milik Tekab Polsek Medan Barat, tak pistol jatuh ketangan pelaku, Robinpun terlibat tarik menarik dengan pelaku.
Naas pistol itu meledak dan pelurunya menembus pinggang sebelah kanan Aiptu Robin.
Melihat korban jatuh tertembus peluru pelaku bersama rekan-rekannya yang lain langsung melarikan diri.
Belakang terdengar informasi bahwa Kamiso telah ditangkap Polsek Sunggal, sementara Aiptu Robin telah mendapatkan perawatatan di IGD RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim.
Kapolsek Medan Barat yang dikonfirmasi di RS Bhayangkara ( 27/10) sore membenarkan peristiwa penembakan ini.
“Iya benar anggota kita Aiptu Robin mengalami luka tembak, kondisinya sudah membaik setelah mendapat perawatan medis”,ucap Kompol Afdhal Junaidi.
Namun ketika lebih jauh tentang motif dan kronologis kejadian sebenarnya, Afdhal menolak berkomentar dan menyarankan awak media menanyakanya pada Kapolsek Sunggal, karena lokasi kejadian di Wilkumnya. (737)


Discussion about this post