Jika anak lain yang seusia dengannya sedang lasak dan lincah-lincahya, tidak demikian halnya dengan Wahyu Syahputra balita usia 1,5 tahun ini.
Ia hanya bisa terkulai lunglai di pangkuan ibunya Di Nagori Huta Iii Pematang Sahkuda Huta Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Saat didatangi wartawan newscorner.id , Sabtu (21/7) orangtua Wahyu Syahputra menyampaiakan anaknya itu mengalami gizi buruk.
Wahyu yang merupa anak bungsu dari empat bersaudara, yang lahir dari pasangan Rulian (38) dengan Nur (33).
Kondisi ini dialami Wahyu sejak berusia sepuluh bulan. Kata ibunya awalnya ia mengalami demam tinggi lalu perlahan kian kurus, mata terbuka terus menangis, mulut terus menganga, lidah menjulur keluar.
Ditambahkannya kalau suhu tubuh Wahyu panas tinggi , sering kejang-kejang. Kondisi ini pun kian parah, dimana sampai saat ini bayu cuma bisa minum susu formula untuk daya tahan tubuh nya.
Kondisi ekonomi keluarga yang kurang dari cukup pun kian berat dengan tambahan biaya pengeluaran 250 ribu rupiah perminggunya.Sesekali wahyu diberi asupan juice buah dan kacang kacangan serta suplement penunjang.
Setiap bulan Wahyu rutin dibawateraphi ke rumah sakit, sementara BPJS yang dimilikinya BPJS MANDIRI 160 ribu perbulanya.
“Apalah daya kami bang,” ratapnya seolah pasrah.
Kini Harapan dari orang tua Wahyu agar ada yang bermurah hati untuk membantu meringankan bebannya menyembuhkan anaknya yang sampai saat ini belum jelas ia ketahui jenis penyakitnya secara pasti. Ia pun berharap agar pihak Pemkab Simalungun memperhatikan dan membantu demi kesembuhan anaknya Wahyu.(Ridho)




Discussion about this post