Terkait adanya info perkelahian antara warga kampung Lorong 20 dan warga Kampung Jalan Seram yang tepatnya di jalan Rakutta Sembiring kelurahan Pondok Sayur Kecamatan siantar Martoba Sekira pukul 23.00 WIB (16/04/2018).
Reporter NewsCorner.id meminta Info terkait peristiwa adu Jotos tersebut kepada Kasat Reskrim polres Kota pematang siantar AKP H Sinambela mengatakan ” untuk hari ini Wilkum Res Pematang Siantar aman dan terkendali Tidak Ada tauran ” ucapnya via Whatsaap Sekira pukul 23.32 wib (15/04/2018).
Namun sesuai perkataan tersebut Kasat Reskrim Kota Pematang Siantar telah berbohong kepada Insan Pers. Apa yang di ucapkannya kepada Reporter NewsCorner.id tidak sesuai fakta.
Sangat disayangkan, sikap Kasat Reskrim Kota Pematang Siantar yang eharusnya mengetahui peristiwa kriminal dan memberikan informasi yang benar terhadap publik. Diduga Kasat Reskrim Pematangsiantar alergi terhadap pers.
Namun saat reporter NewsCorner.id Konfirmasi Kepada Kapolsek Siantar Martoba AKP David Sinaga mengatakan “Memang benar ada perkelahian tapi bukan tauran, warga jalan seram mendatangi warga lorong 20 dan mengendarai 4 sepeda Motor ” ucapnya via seluler (16/04/2018) sekira pukul 11.15 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun keributan di Jalan Rangkuta Sembiring Gg. Kenali Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar pada Minggu 15 April 2018 sekira Pukul 21.00 WIB dilakukan oleh kelompok Pemuda Jalan Seram Kelurahan Bantan Kec. Siantar Barat, Pematangsiantar.
Sebanyak enam orang pemuda diketahui melakukan penyerangan dan menyebabkan dua orang korban mengalami luka -luka.
Keenam pemuda yakni Iq(25), M F (18), Agus Priansyah (25), Yi (25), DS dan S N.
Sementara dua orang pemuda berstatus pelajar yang jadi korban yakni Gabriel Nainggolan (17) warga Jalan Rangkuta Sembiring, Gg. Kenali Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar dan Kevin Sitompul (18) Jalan Garuda, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba.
Permasalahan obrolan chatingan melalui Facabook yang tidak terima bahasa penyampaian antara Gabriel Nainggolan dan Iqbal.
Iqbal mengajak teman-temannya mendatangi Gabriel Nainggolan beserta temannya langsung memukul Yudi Dan Sandi Nugraha dan keduanya langsung pergi.
Namun Sekitar pukul 21.30 WIB, kelompok pemuda dari Jalan Seram kembali menyerang dan saat di TKP langsung mendapat perlawanan dari warga sekitar dikarenakan suara keras sepeda motor yg dikendarai hingga terjadi pemukulan dan pengerusakan sepeda motor.
Polsek Siantar Martoba selanjutnya mengamankan situasi Senin (16/4) sekitar pukul 02.00 WIB. (Try)


Discussion about this post