Namun, di tengah perjalanan melihat hujan turun deras, ketiga korban memilih singgah di salah satu pondok (masih di sekitar persawahan) milik warga untuk berteduh. Saat itulah dikatakan tiba-tiba petir menyambar pondok langsung mengenai korban Januarto Sihombing hingga tewas seketika bersama dua korban lainnya yang kritis.
“Sekitar jam 5 sore, kuatnya hujan dan angin kencang sepulang dari sawah membuat mereka bertiga (korban) berteduh di sopo (pondok-red). Di situlah kejadiannya, petir menyambar mengenai ketiga korban. Dua korban (kritis) di rumah sakit itu, mereka kakak beradik kandung,” sebut Adi.
Selanjutnya, pihaknya juga sudah memberitahukan keluarga korban untuk membuat laporan pernyataan tewasnya Januarto kepada kepolisian adalah akibat dari peritiwa alam.
“Korban meninggal sudah di pihak keluarga untuk dikebumikan. Dan untuk dua korban di rumah sakit, petugas kita sedang menunggu kondisinya lebih baik. Untuk kita minta keterangan,” ujar Adi. (red)
Sumber: pelitabatak.com




Discussion about this post