Medan – Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2025 mencatat hasil gemilang! Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara mengumumkan penurunan drastis angka kecelakaan lalu lintas hingga 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tak hanya itu, arus mudik dan balik Lebaran di berbagai titik strategis Sumut terpantau lancar dan terkendali.
Operasi tahunan yang berlangsung sejak 26 Maret hingga 6 April 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarinstansi dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas mulai menunjukkan hasil signifikan.
“Penurunan 63 persen ini bukan sekadar angka. Ini adalah cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat dan keseriusan kami dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” ujar Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., pada Senin (7/4).
Lalu Lintas Wisata Lancar, Hanya Beberapa Titik Padat
Pantauan Ditlantas Polda Sumut menunjukkan bahwa sejumlah jalur wisata populer seperti Parapat, Penyeberangan Ajibata, Sembahe Pancur Batu, serta ruas di Siantar dan Tapanuli Selatan dalam kondisi lancar pada Senin siang.
Namun demikian, dua titik masih mengalami kepadatan lalu lintas, yakni kawasan Berastagi dengan antrian sepanjang 485 meter, serta Menara Pandang Tele, Samosir, yang mencatat antrian sekitar 500 meter.
“Kondisi ini masih terkendali, dan petugas tetap siaga di lapangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak,” tambah Kombes Firman.
Imbauan untuk Tetap Tertib dan Waspada
Kombes Firman tak lupa mengimbau masyarakat agar terus menjaga kedisiplinan dalam berkendara. Ia menegaskan, meski situasi saat ini relatif kondusif, kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas utama.
“Operasi Ketupat masih berlangsung. Mari kita jaga momentum positif ini hingga selesai, demi mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh warga Sumatera Utara,” pungkasnya.

