Aksi perampokan diduga dengan menggunakan senjata api terjadi di Jalan Lintas Siantar Saribudolok, Nagori Janggir Letto, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun, Kamis (20/12/2018) sekira pukul 04.00 WIB, kali ini korbannya adalah supir dan kernet truk yang tengah melintas di jalan umum.
Diduga pelaku yang berjumlah 7 orang itu membawa senjata api jenis laras panjang dan laras pendek serta celurit. Kejadian bermula saat korban Novrianto (41) warga Padang Mas II No. 07, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Kaban Jahe, Kabupaten Karo menumpangi truk Cold Diesel BE 9345 NH melaju dari arah Kaban Jahe menuju Pematangsiantar.
Setibanya di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan Suriadi Sitinjak (39) warga Kelurahan Sumber Sari, Kelurahan Martoba, Kota Pematangsiantar itu dipepet oleh mobil Toyota Avanza warna putih yang datang dari arah belakangnya.
Kemudian, para pelaku menghentikan truk tersebut. Tak lama turun 6 orang pelaku dan salah satu diantara pelaku memukul kaca truk dan pelaku lainnya memukul korban serta mengancam dengan senjata yang diduga senjata api laras panjang serta laras pendek.
Para pelaku kemudian meminta uang jalan milik korban dan saat itu korban yang ketakutan langsung menyerahkan dompet miliknya yang berisi SIM, KTP, Kartu ATM BRI (An. Kartika), uang senilai Rp 1.800.000,-, HP merk Mextron, HP merk Mito, serta tas ransel yang berisi pakaian korban.
Usai menjarah harta korban, kemudian pelaku yang diperkirakan berjumlah 7 orang itu langsung pergi ke arah Pematangsiantar.
Merasa dirugikan atas kejadian itu, kemudian Novrianto melaporkan hal tersebut ke Polsek Panei Tongah sesuai dengan bukti laporan LP : 13/ XII /2018/PANEI TONGAH.
Kapolsek Panei Tongah, AKP Peris Gultom membenarkan kejadian itu dan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.
“Iya benar, kita masih periksa korbannya, karena kejadiannya masih gelap jadi korban memperkirakan pelaku ada 3 atau 4 orang, dan diduga pelaku membawa senpi,” ucapnya ketika dikonfirmasi melalui selularnya. (Sawal)




Discussion about this post