Polda Sumatera Utara memperketat pengawasan peredaran narkotika dan vape ilegal di tempat hiburan malam (THM) dengan menggelar razia gabungan di Jetplane dan Capital Building Medan, Senin (25/5) malam hingga Selasa dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas untuk pertama kalinya menggunakan alat tes liur untuk mendeteksi kandungan etomidate pada pengguna vape.
Razia besar-besaran itu melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Samapta, Propam, Intelkam, Bidokkes, hingga unsur POM TNI.
Petugas menyisir seluruh area hiburan malam, termasuk setiap room yang ada di dalam lokasi. Selain memeriksa badan dan barang bawaan pengunjung, tim gabungan juga melakukan tes urine serta pengambilan sampel liur terhadap sejumlah pengunjung yang dianggap perlu menjalani pemeriksaan lanjutan.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Thommy Aruan, mengatakan penggunaan alat tes liur tersebut menjadi langkah baru dalam mendeteksi penyalahgunaan vape yang mengandung etomidate, zat berbahaya yang belakangan mulai marak ditemukan dalam peredaran vape ilegal.
“Pemeriksaan ini merupakan yang pertama kali kita laksanakan di wilayah Sumatera Utara. Selain tes urine, kita juga menggunakan metode pemeriksaan melalui sampel liur untuk mendeteksi penggunaan vape yang mengandung etomidate,” ujar Thommy usai razia di Capital Building Medan, Selasa (27/5/2026).
Menurut Thommy, teknologi pemeriksaan tersebut memiliki tingkat akurasi tinggi sehingga mampu membantu petugas mengidentifikasi pengguna vape ilegal yang mengandung zat berbahaya.
Dalam razia tersebut, petugas mengambil sampel pemeriksaan terhadap 19 orang yang terdiri dari 15 laki-laki dan empat perempuan. Seluruhnya menjalani pemeriksaan menggunakan tes urine dan alat deteksi etomidate.
“Hasil pemeriksaan terhadap 19 sampel yang kami lakukan menunjukkan seluruhnya negatif dari penggunaan narkotika maupun indikasi penggunaan zat yang menjadi sasaran pemeriksaan malam ini,” katanya.
Meski tidak menemukan pelanggaran, Thommy menegaskan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah masuknya narkotika dan vape ilegal ke lingkungan tempat hiburan malam di Kota Medan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur menggunakan vape ilegal yang mengandung etomidate karena dapat membahayakan kesehatan sekaligus berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
“Pesan kami kepada masyarakat, jauhi dan hindari penggunaan narkoba maupun vape ilegal yang mengandung etomidate. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan,” tegasnya.

