Rina Boru Sihombing (5) satu dari dua bocah yang hanyut di Sungai Renun, dusun Lau Njuhar 2 Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi pada Jumat (28/2) sore sekitar pukul 16 .00 WIB telah ditemukan. Bocah malang itu ditemukan tewas di pinggiran sungai.
Sementara satu orang lainnya, Putra Marbun (11) warga Laun Njuhar, Desa Mangan Molih yang ikut berenang bersama Rima belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Disampaikan Kapolres Dairi, AKBP Leonard Simatupang melalui Kasubag Humas Iptu Doni Saleh kepada Newscorner.id, keterangan Minar Marbun ibu korban yang diterima polisi kejadian naas itu bermula saat keluarga itu hendak jiarah ke makam oppungnya di Desa Mangan Molih.
Dimana sekitar pukul 16.00 WIB Rina Sihombing bersama dengan orangtuanya beserta keluarga melaksanakan jiarah ke kuburan kakeknya yang berada di pinggir Sungai Renun.
Kemudian ibu korban mengambil air ke sungai renun dan diikuti oleh Rina dan empat orang temannya. Dari sana Minar Marbun kembali lagi ke kuburan untuk jiarah.
Setelah selesai berjiarah Minar kembali ke sungai untuk melihat Rina dan temannya yang lain. Namun sesampai di sungai ia hanya melihat dua orang anak.
Minar pun bertaya kepada kedua teman korban tersebut tentang dimana keberadaan dua anak lainnya termasuk Rina.
Dua anak yang ditemuinya di pinggir sungai itu pun memberithu kalau Rina dan Putra tadinya berenang ke Sungai.
Sadar anaknya telah hanyut terseret arus sungai, Minar pun menjerit dan berteriak sejadinya, karena tak lagi melihat anak perempuannya yang masih berusia 5 tahun itu.
Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 18.00 WIB, warga menemukan Rina, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Sedang satu orang temannya belum ditemukan masih dalam proses pencarian.
Jenazah Rina Sihombing pun dievakusi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Hingga siang ini, Sabtu (29/2) warga masih menyusuri pinggiran sungai renun untuk mencari satu lagi keberadaan korban yang hanyut.(***)


Discussion about this post