Karyawati Bank Syariah Mandiri Tapanuli Tengah (Tapteng), Santi Devi Malau, ditemukan tewas di dalam kamar kosnya, di Lingkungan I Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Jumat (14/6) pagi. Jenazah warga Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapteng itu kali pertama ditemukan oleh rekan sekantornya , yang mendatangi rumah kos korban.
Kedatangan mereka ke tempat kos karena merasa heran karena korban tidak masuk kerja. Apalagi telepon selulernya juga tidak aktif.
Ketika rekan kerjanya tiba, pintu kamar kos korban tertutup. Beberapa kali pintu diketuk dan nama korban dipanggil, tak kunjung ada yang menjawab.
Merasa aneh, salah seorang rekan korban mendobrak pintu kamar kos. Begitu daun pintu terbuka, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur.
Segera, rekan-rekan korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Pandan. Pihak Polres Tapteng pun langsung menuju lokasi kejadian, dipimpin Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan. Setelah Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan, jenazah korban dibawa ke RSUD Pandan.

Santi Devi Malau diketahui berparas cantik. Dia bertugas sebagai Customer Service Bank Syariah Mandiri Pandan.
Kepala Lingkungan (Kepling) 1 Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Safruddin Pasaribu mengatakan, korban sudah tinggal kurang lebih selama 1 tahun di kos tersebut.
“Dia warga Kelurahan Sibabangun. Di sini sudah tinggal kurang lebih setahun, berdua bersama seorang temannya,” kata Safruddin kepada wartawan.
Menurut Syafruddin, selama ini ia mengetahui korban sebagai pribadi yang baik dan sopan.
Disinggung tentang teman kos korban, ia mengatakan tidak ada di lokasi saat itu. Diketahui, rekan korban tersebut berada di luar kota karena mau menikah.
“Nggak ada di sini kawannya. Katanya mau menikah, makanya nggak ada,” jelasnya.
Kapolsek Pandan AKP Herry Sugiharto dan Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Dodi Nainggolan yang dimintai keterangan masih enggan memberikan penjelasan. (*)


Discussion about this post