Sebanyak 250 peserta qori dan qori’ah dari 7 kelurahan Rabu (4/4) mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 tingkat Kecamatan Siantar Timur.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk menggali potensi para peserta untuk meningkatkan kualitasnya, acara berlangsung di lapangan Santiago, jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan.
Wali Kota Pematangsiantar diwakili, Drs. H. M. Akhir Harahap saat membacakan sambutan tertulis Walikota mengatakan, umat Islam tidak boleh berpangku tangan dan hanya menjadi penonton kemajuan abad, harus bangkit dengan semangat yang telah diajarkan Al-Qur’an, dan mampu mentransformasikan sepirit Al-Quran sesuai dengan perkembangan zaman.
Umat Islam harus dapat mengamalkan ajaran agamanya dengan baik, kita berharap pelaksanaan MTQ dijadikan acara untuk memotivasi masyarakat untuk cinta Alquran, Masyarakat madani adalah masyarakat yang religius yang cinta Al Qur’an dan menjadikannya sebagai sumber pengetahuan, mengamalkan kandungannya sebagai pedoman hidup.
Kepada para dewan hakim, agar melakukan tugasnya dengan amanah serta obyektif dalam penilaian, ”Menjalankan tugas hendaknya hanya mengharap ridho dari Allah SWT, Tuhan yang maha Esa”, tegasnya.
Sementara itu ketua LPTQ kota Pematangsiantar H. Ahmmad Ridwan Syah Putra dan Kakan Kemenag, Drs. Abdrur Rahman Harahap dalam sambutannya mengajak segenap lapisan masyarakat untuk terus memotivasi anak-anak dan generasi muda serta orang tua untuk giat membaca Al Qur’an usai Shalat Maghrib dalam rangka membumikan Al Qur’an.
“Satu hal yang harus diingat bahwa Maghrib mengaji bukan dikhususkan untuk anak-anak saja, namun untuk semua kaum muslimin dan muslimat, kebiasaan Maghrib mengaji bisa di jadikan sarana transfer ilmu ataupun komunikasi antara orang tua dengan anak sehingga terjalin keakraban di dalam keluarga”, katanya.
Camat Siantar Timur, Robert Sitanggang, S.STP dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif baik moril maupun materil kepada masyarakat dan pihak terkait lainnya, semoga acara ini dapat berjalan dengan aman dan tertib dari awal sampai akhir, ujarnya.
Sebelumnya ketua panitia Syharil, S.Sos.I dalam laporanya menjelaskan, bahwa kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ini sebagai persiapan utusan, duta dari kecamatan Siantar Timur untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota Pematangsiantar.
Pelaksanaan MTQ ke-50 tahun 2018 tingkat kecamatan Siantar Timur ini berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 4 April hingga 5 April 2018, sebanyak 250 orang Qori dan Qori’ah yang mengikuti di setiap cabang yaitu, cabang Tilawatil Qur’an, Tartilul Qur’an, Hafzil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an dan Khottil Qur’an.
Pembukaan MTQ di awali dengan pawai ta’aruf yang dimuali dari SMA N 4 menuju lapangan Santiago jalan Siatas Barita, ditandai dengan pemukulan beduk secara bergantian sebanyak 5 kali, diawali Asisten II, Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs.H.M Ali Lubis, Lc, Kakan Kemenag, Danramil dan Kapolsek Siantar Timur dan tokoh masyarakat, Drs. Kondarius Ambarita, disaksikan ketua TP.PKK, Ny.Syahputri Hefriansyah, TP.PKK Kecamatan Ny. Junita Robert Sitanggang serta para Lurah se-Kecamatan Siantar Timur.(rel)


Discussion about this post