Kecamatan Siantar Barat kembali meraih juara umum di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-52 dan Festival Nasyidahria Tingkat Kota Pematangsiantar tahun 2020. Pengumuman juara sekaligus penutupan MTQN dilaksanakan di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Jumat (13/3/2020) malam.
Penutupan MTQN dan Festival Nasyidahria ditandai dengan diturunkannya bendera MTQN oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pematangsiantar. Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, dengan mengumpulkan nilai 86 Kecamatan Siantar Barat kembali tampil sebagai juara umum dan berhak memboyong kembali Piala Bergilir Walikota Pematangsiantar.
Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM yang menutup MTQN serta Festival Nasyidahria mengatakan, penyelenggaraan MTQN ke-52 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2020 ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran keagamaan. MTQN, katanya, memiliki arti yang penting.
Selain untuk memotivasi lahirnya kader-kader generasi yang Qurani, juga untuk mensyiarkan nilai-nilai luhur kemanusiaan dan ke-Islaman yang terkandung di dalam Alquran. Demikian halnya dengan Festival Nasyidahria, selain sebagai ajang seni, berfungsi sebagai sarana syiar dan dakwah Islam.
“Kegiatan ini semua akan memberikan manfaat dan nilai positif bagi perkembangan kehidupan keagamaan, khususnya bagi umat Muslim dan bagi masyarakat secara keseluruhan di Kota Pematangsiantar. Ini menjadi bagian untuk mewujudkan Kota Pematangsiantar yang lebih Mantap, Maju, dan Jaya,” kata Hefriansyah, seraya berharap kegiatan ini berkelanjutan dengan kualitas pelaksanaan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Sehingga Kota Pematangsiantar akan terus melahirkan generasi Islami yang lebih tangguh, teguh iman, dan semakin berprestasi. Termasuk seni yang lebih Islami juga akan terus berkembang.
Hefriansyah juga menyampaikan, kepada Qori dan Qoriah, Hafidh dan Hafizah, yang berhasil meraih juara hendaknya jangan berpuas hati. Tetap meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan menghayati, serta mengamalkan isi yang terkandung di dalam Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi pada tingkat ajang yang lebih tinggi lagi. Baği yang belum berhasil, jadikanlah ini sebagai pengalaman dan teruslah belajar, berlatih lebih giat, sehingga ke depan bisa lebih baik lagi,” katanya.
Hefriansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama para generasi muda Islami untuk siap dan dapat melakukan persaingan, membekali diri dengan berbagai macam ilmu keterampilan dan pengetahuan agar mampu menghadapi berbagai macam persoalan yang serba kompleks.
Sebelumnya, Pj Sekda Kota Pematangsiantar Kusdianto SH selaku Ketua Panitia MTQN ke-52, melaporkan pelaksanaan MTQN Tingkat Kota Pematangsiantar, di samping untuk meningkatkan minat baca Alquran, juga sebagai pembinaan kualitas bacaan Alquran dan pemahaman isi kandungan Alquran.
“Pelaksanaan MTQ ini sifatnya kejuaraan berjenjang, di mana Qori dan Qoriah terbaik akan menjadi utusan peserta dari Kota Pematangsiantar untuk mengikuti MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya.
Masih kata Kusdianto, hadiah yang diberikan kepada peserta yang meraih juara I, II, dan III di semua kategori yaitu, piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta hadiah lain seperti televisi, kompor gas, setrika, kipas angin, dan sebagainya.
Penyerahan hadiah dilakukan Walikota H Hefriansyah SE MM bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beberapa angota DPRD, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) H Riduwan Syahputra, Ketua TP PKK Ny Syahputri Hefriansyah Boru Hutabarat, Pj Sekda Kusdianto beserta istri, dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daera (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Terakhir, penyerahan piala bergilir kepada Camat Siantar Barat Arri S Sembiring SSTP MSi didampingi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Siantar Barat. (*)




Discussion about this post