Soleh Nainggolan ( 21) warga Desa Parbeohan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, pasrah saat diangkut ke Kantor Polisi Polsek Siantara Utara pada Selasa (4/8) dini hari sekitar pukul 3.30 WIB. Pakaian koyang dan sekujur tubuh dan wajahnya bonyok. Pria itu jadi bulan-bulanan kemarahan warga Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.
Di mana sebelumnya pria yang akrab dipanggil Kancil dan sudah beberapa kali keluar masuk penjara itu terpergok saat masuk ke rumah Hamdani Farhan (29) warga Jalan Nagur, Gang Gajah Mada, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara. Warga yang menyakini bahwa Kancil saat itu hendak mencuri meluapkan kemarahannya dengan menghakimi pria itu beramai-ramai.
Kapolres Pematanngsiantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, Melalui Kapolsek Siantar Utara, AKP Manaek Sahala Ritonga SH menyampaikan kepada Newscorner.id bahwa pihaknya sempat mengamankan Soleh nainggolan, namun selanjutnya diizinkan pulang karena pemilik rumah yang dimasukinya membuat surat peryataan tidak keberatan dan tidak membuat laporan polisi atas kejadian di rumahnya itu.
“Kita sempat amaankan, karena ada dugaan percobaan pencurian dan menghindari amukan massa terhadap soleh. Namun selanjutnya diizinkan pulang setelah pemilik rumah memilih untuk tidak membuat laporan polisi serta menyampaikan surat pernyataan tidak keberatan,” Terang AKP Manaek S Ritonga.
Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Siantar Utara, Soleh Nainggolan masuk ke rumah korban melalui jendela dan seketika itu juga, Hamdani si pemilik rumah terbangun dan berteriak, maling. Teriakan Hamdani pun mengundang perhatian warga dan para tetangga yang dengan cepat mengamankan Soleh. Selanjutnya memberitahukan peristiwa itu ke Polsek sintar Utara.


Discussion about this post