Setelah buron hampir selama 3 bulan, personil unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Siantar, Rabu (18/4) sore sekitar pukul 17.30 WIB akhirnya meringkus seorang pelaku pengeroyokan terhadap korban David Simangunsong (27) warga kampung Dolok Baringin, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat.
Pelakunya Susanto Oktober Simanjuntak yang diringkus dari kediamannya di Kampung Dolok Baringin, Kecamatan Siantar Marihat ini, tega mengeroyok korbannya David dengan tuduhan mencuri anjing milik Pak RT.
Kanit 1 Jahtanras Sat Reskrim Polres Siantar Iptu Yuken Saragih, membenarkan penangkapan pelaku Susanto yang melakukan pengeroyokan terhadap korbannya David yang terjadi, Rabu (31/1) lalu dikediaman rumahnya.
Hanya saja para pelaku lain yang tega mengeroyok korban David hingga opname di RSUD Djasamen Saragih, masih dalam pengejaran.
“Baru satu orang pelaku ditangkap, dan pelaku lainnya sedang pengejaran.Pelaku Susanto telah kita tahan dan dijerat pasal 170 subs 351 KUHP.”ucap Yuken Saragih
Seperti pemberitaan, rasa sayang terhadap binatang anjing peliharaan Pak RT sering diberinya makan, justru membawa petaka bagi David Simangunsong (27) tinggal dikampung Dolok Baringin, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat.
Bukannya mendapat pujian dari warga setempat, David yang rajin memberi makan anjing peliharaan pak RT masih sekampungnya, malah dituduh berniat untuk mencuri anjing.
Lebih sakitnya lagi, Rabu (31/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB , David dipukuli dan dikeroyok 8 warga satu kampungnya dengan tuduhan hendak mencuri anjing peliharaan milik pak RT.
Sedihnya David dikeroyok di depan rumah serta dihadapan istrinya Intan Damanik (26).
Aksi bar-bar itu mengakibatkan David terluka parah, dan masih menjalani opname dikamar ruangan Aster RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.
Awalnya Rabu (31/1) sekira jam 23.00 wib, ia bersama suaminya David sedang istirahat dirumah.
Tak berapa lama ada warga berjumlah 8 orang sama sekali tidak dikenalnya, datang mengetuk pintu.
Tapi pelaku kembali lagi mengetuk pintu sehingga ia keluar membukakan pintu depan rumah.Selanjutnya pelaku yang salah satunya ada membawa pisau masuk ke dalam rumah menanyakan keberadaan David.
Mendengar ada suara ribut, David berjalan ke depan rumah.Tapi para pelaku dengan spontan menarik tangan David sampai keluar rumah.
Tanpa tedeng aling David dikeroyok secara membabi buta.
Tak hanya itu saja, kepala David dibenturkan ke kosen pintu sampai luka koyak dan berdarah-darah.
Setelah puas menghakimi David sampai tak sadarkan diri (Pingsan-red), para pelaku dengan perasaan tak bersalah pergi meninggalkan rumah mereka.


Discussion about this post