Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM, Jumat (21/9) pagi menerima kunjungan Tim dari Setara Institute di Rumah Dinas Walikota, .
Dalam pertemuan tersebut topik yang dibahas seputar toleransi di Kota Pematangsiantar.
Walikota mengatakan kota Pematangsiantar memiliki Slogan Sapangembei Manoktok Hitei yang berarti bergotong Royong memiliki tujuan bersama.
Kota Pematangsiantar merupakan kota yang heterogen, beragam etnis dan suku agama berada di Pematangsiantar, keragaman itu tetap terjaga dimana semua hidup berdampingan dan rukun.
Pematangsiantar adalah kota paling toleran di Indonesia, Pemko terus membina Toleransi antar umat beragama, adanya Forum Lintas Agama yang tergabung dalam Wadah FKUB.
Di Kota Pematangsiantar terdapat banyak ibadah,mulai masjid, vihara, kuil dan begitu juga dengan pusat-pusat gereja.
Dengan slogan Sapangembei Manoktok Hitei maka terbukti dari dahulu semua masyarakat Siantar sudah terbiasa hidup bergotong royong dan saling berdampingan. Sapangembei Manoktok Hitei sudah sangat mendarah daging.
Sementara itu, Bona tua Nai pos pos mengatakan setara institute Bekerjasama dengan Depdagri dan Badan Pengarah Ideologi Pancasila untuk kembali meluncurkan hasil penelitian terhadap kota toleransi.(Rel/vay)


Discussion about this post