TK Buddhist Manjusri berhasil meraih Akreditasi A. Pencapaian akreditasi ini tentu tidak mudah. Pengelola terus berupaya menyusun program pembelajaran yang menyenangkan, guna menjadi salah satu modal agar sekolah tersebut dilirik para orangtua.
Program yang dilakukan antara lain meliputi layanan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Tentunya, seluruh program tersebut tetap berpedoman pada perangkat pembelajaran sesuai kurikulum dari pemerintah.
Guru, harus mampu menyajikan pembelajaran yang beragam. Sehingga para guru harus kreatif. Misalnya, membawa siswa keluar sekolah untuk memberikan pengalaman baru. Seperti ke taman hewan, kunjungan ke kantor pemadam kebakaran, kunjungan ke Pizza Hut, dan lainnya.
Sedangkan untuk bidang kerohanian, sekalipun TK Buddhist Manjusri berada di bawah naungan yayasan agama Budha, namun setiap siswa bisa belajar sesuai keyakinannya masing-masing.
Untuk kesehatan, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan lingkar kepala dilaksanakan rutin. Plus pemberian susu dan makanan tambahan secara berkala. Pihak sekolah juga bermitra dengan Puskesmas untuk layanan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan, serta pemberian vitamin, obat-obatan, dan imunisasi.
“Membiasakan siswa hidup bersih dan sehat dengan mengajarkan toilet training, mencuci tangan, sikat gigi, dan membersihkan diri”.
TK Buddhist Manjusri dipimpin oleh kepala sekolah dengan empat orang guru, seorang tenaga tata usaha atau operator, dan seorang karyawan kebersihan. Sejauh ini, para guru terus belajar dan meng-up grade dirinya. Baik melalui pelatihan, workshop, dan seminar-seminar yang diadakan di Pematangsiantar, Medan, bahkan Jakarta.
Selain itu, Bhiksuni Saena atau Suhu Cong Cen merupakan salah satu Pembina Yayasan Buddhist Manjusri. Bersama Bhiksuni Vidurya Tamsaka, selalu koordinator Perguruan Buddhist Manjusri, tetap berusaha agar sekolah tersebut tetap maju dan bermutu.
Belum lama ini, Kepala Sekolah TK Buddhist Manjusri , Evarina Manurung meraih penghargaan sebagai Keala Sekolah terbaik untuk tingkat Taman Kanak-kanak di Pematangsiantar.
Program Parenting tidak kalah penting. Sebab, meski sekolahnya ternama dengan fasilitas mewah, namun keluarga tetap sangat berperan. Beberapa program yakni pertemuan dengan orangtua (parenting class), melibatkan orang tua di dalam kelas, melibatkan orang tua dalam kegiatan siswa, dan kunjungan ke rumah siswa. Kebersamaan dengan orang tua, seperti pentas seni dan lomba memasak.
Di TK Buddhist Manjusri, selain bahasa Inggris, siswa juga memelajari bahasa Mandarin. Untuk ini, siswa dibimbing guru bahasa Mandarin profesional dari Perkumpulan Bahasa Mandarin Kota Pematangsiantar. Pihak sekolah juga menggelar lomba baca puisi bahasa Mandarin, sehingga siswa mampu berkompetisi di luar sekolah.
Untuk prestasi, siswa-siswi TK Buddhist Manjusri tidak tertinggal. Misalnya, Stephanie meraih juara 1 dan juara favorit Lomba Fashion Show Gebyar SMK Kota Pematangsiantar. Lalu di lomba-lomba lainnya, misalnya lomba mewarnai, lomba menggambar, dan lainnya.


Discussion about this post