Pagi yang cerah, saat Dwi Ulfi Susanti (18) Sang Guru Honor, berangkat dengan mengendarai sepedamotor yamaha jupiter-MX BK-2491-TAA miliknya menuju sekolah SD Negeri No 091481 Kasindir Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun tempat ia mengajar.
Namun pagi tadi Kamis (24/5) sekitar pukul 07.00 WIB, menjadi hari terakhir siswa-siswinya melihat ibu guru terkasih pergi untuk selamanya menghadap sang pencipta.
Kecelakaan maut merenggut nyawanya saat Angkutan umum Pedesaan (Angdes) Gandah jenis Daihatsu Grand Max ber nomor Polisi BK-1381-WE yang dikendarai Robert Tampubolon (43), warga Huta Tanjung Maraja Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun menabrak dirinya.
Guru muda itu pun terkapar dan meninggal di tengah jalan umum KM 12-13 jurusan Tanah Jawa – Pematangsiantar, Kecamatan Tanah Jawa kabupaten Simalungun, Kamis (24/5), sekitar pukul 07.00 WIB.
Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut keterangan Kanit Laka Polres Simalungun, Ipda J Sinaga kepada sejumlah wartawan, bahwa Kecelakaan berawal saat korban Dwi Ulfi Susanti mengendarai sepedamotornya. Saat kejadian hanya seorang diri mengendarai kendaraannya dan diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Tiba-tiba, daria arah berlawananan Angdes Gandah BK 1381 WE juga melaju dengan kencang dan hendak menyalip mobil truck searah jurusannya. Tak memperhatikan laju sepeda motor berkecepatan tinggi dari arah berlawanan, Robert Tampubolon menabrak Dwi Ulfi Susanti.
“Seketika itu juga, tabrakan tak terelakkan dan mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban pun di evakuasi ke Rumah Sakit Balimbingan. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga sudah di amankan,”jelasnya kepada para wartawan. (Turnip)


Discussion about this post