Menyambung hidup, Fenny Ria boru Situmorang wanita berusia 45 Tahun yang berdomisili di Dusun III, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ini mengalami kejadian tragis.
Saat bekerja menggali batu bersama teman-temannya, pada Sabtu (30/11) tetibatiba batu besar jatuh dari sebelah atas lokasi mereka bekerja. Menyadari hal tersebut, ia bersama teman – temannya berlari dan berusaha menghindar.
Namun sayang saat berusaha menghindar, ia malah terjatuh dan batu besar tersebut menghantam tepat mengenai kepalanya. Dalam waktu yang sama ia pun meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban pun dievakuasi ke rumah duka.
Orang-orag yang berada di sekitar lokasi pun tak dapat menolongnya. Informasi tersebut kemudian diterima Polsek Pandan.
Disampaikan Humas Polres Tapteng, kepolisian Polsek Pandan di bawah pimpinan Kapolsek IPTU Zulkarnain Pohan beserta anggotanya melakukan pengecekan TKP dan memeriksa saksi – saksi. Hasil pemeriksaan Kepala Puskesmas Sitahuis dr. Ramlan Tamba, ada luka robek alis kiri dan bawah mata kiri korban.
Sebelumnya himbauan maupun teguran bagi penambang batu gunung dan terkait bahaya menambang batu di pinggir tebing sudah diberikan. Tetapi para penambang tetap memilih menantang resiko demi menyambung hidup.
“Kita mau kerja apa pak, cuma itu yang dapat menghasilkan uang, kalu tidak dikerjakan apa lagi yang kami harapkan,” terang warga.


Discussion about this post